LONDON – Linda Noskova mencatatkan tonggak penting dalam kariernya setelah memastikan gelar Wimbledon 2026 menjadi miliknya.
Petenis Republik Ceko itu mengalahkan kompatriotnya, Karolina Muchova, pada final di All England Club, Sabtu, 11 Juli 2026.
Noskova mengamankan kemenangan melalui pertarungan tiga set dengan skor 6-2, 5-7, 6-3.
Laga final mempertemukan dua wakil Republik Ceko yang sama-sama memburu gelar Grand Slam pertama sepanjang karier.
Noskova membuka pertandingan dengan permainan agresif dan tekanan tinggi sejak servis pertama lawannya.
Dua kali break pada set pembuka membuat petenis berusia 21 tahun itu unggul penuh atas Muchova.
Set pertama selesai hanya dalam 31 menit dengan skor telak 6-2 untuk Noskova.
Muchova mencoba mengubah jalannya pertandingan pada set kedua melalui permainan yang lebih berani.
Peluang break sempat tercipta, tetapi Noskova mampu meredam tekanan lewat servis akurat dan pukulan menyerang.
Drama terjadi ketika Muchova tertinggal 2-5 dan berada di ambang kekalahan.
Petenis berusia 29 tahun itu menyelamatkan lima peluang juara sebelum membalikkan keadaan.
Lima gim beruntun membawa Muchova merebut set kedua 7-5 sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke set penentu.
Atmosfer stadion semakin riuh setelah kebangkitan dramatis tersebut.
“Suara penonton sangat keras setelah saya kehilangan gim, sehingga saya ingin menenangkan diri sebentar,” kata Noskova usai pertandingan.
Noskova mengungkapkan pelatihnya menyarankan agar memanfaatkan waktu sejenak untuk mengembalikan fokus.
Momentum itu dimanfaatkan secara maksimal sebelum memasuki set ketiga.
Noskova mengaku trofi Wimbledon menjadi sumber motivasi tambahan untuk bangkit.
“Saya mengatakan kepada diri sendiri bahwa pertandingan dimulai lagi, saya ingin membawa pulang trofi yang besar,” ujarnya.
“Karena itu, saya kembali fokus kepada diri sendiri, dan itu menjadi kuncinya.”
Set penentuan kembali dikuasai Noskova setelah merebut break lebih awal.
Keunggulan itu dipertahankan hingga pertandingan berakhir lewat championship point keenam.
Muchova mengakui kebangkitan pada set kedua menguras energi yang dimilikinya.
“Saya berhasil membalikkan momentum pada set kedua, tetapi sayangnya pada set ketiga justru lepas dari kendali,” kata Muchova.
Gelar tersebut menjadi trofi Wimbledon pertama sekaligus gelar Grand Slam perdana bagi Linda Noskova.
Hasil itu juga diperkirakan mengangkat Noskova ke peringkat ketujuh dunia.
Sementara itu, Karolina Muchova diproyeksikan menempati posisi keenam dunia.
Noskova kini tercatat sebagai juara Wimbledon termuda sejak Petra Kvitova pada 2011.
Prestasi itu sekaligus menyamai jejak idolanya yang pernah menguasai lapangan rumput Wimbledon.
Ia juga menjadi petenis pertama sejak 2004 yang memenangi turnamen pemanasan lapangan rumput dan Wimbledon dalam satu musim.***