PURWAKARTA – Ledakan berkekuatan besar mengguncang Desa Wanasari, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Minggu (13/7). Insiden yang diduga berasal dari sebuah toko bangunan itu menewaskan satu orang serta menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah bangunan di sekitarnya, termasuk rumah warga dan sebuah masjid.
Peristiwa tersebut mengejutkan warga karena suara ledakan terdengar hingga radius lebih dari tiga kilometer. Kerasnya dentuman membuat masyarakat berhamburan keluar rumah untuk mencari sumber suara, sementara kepulan puing terlihat di lokasi kejadian.
Hingga kini, aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti ledakan. Tim Penjinak Bom (Jibom) Polda Jawa Barat telah dilibatkan untuk membantu proses investigasi dan memastikan kondisi lokasi aman sebelum dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh.
Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya membenarkan terjadinya insiden tersebut. Menurutnya, kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab ledakan karena proses penyelidikan masih berlangsung.
“Benar pada hari ini terjadi ledakan di toko bangunan di Desa Wanasari, Kecamatan Wanayasa, Purwakarta. Untuk penyebab ledakan kita masih koordinasi dengan tim penjinak bom Polda Jabar,”* ujar Anom saat dikonfirmasi.
Ia menegaskan bahwa seluruh informasi mengenai sumber ledakan baru akan disampaikan setelah penyidik menyelesaikan olah TKP dan memperoleh hasil pemeriksaan dari tim terkait.
“Untuk penyebab ledakan akan kami sampaikan setelah hasil olah TKP selesai dilakukan,” katanya.
Satu Korban Tewas Diduga Pegawai Toko
Dalam insiden tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia. Korban diduga merupakan pegawai yang bekerja di toko bangunan tempat ledakan terjadi.
Meski identitas korban belum diumumkan secara resmi, aparat memastikan proses identifikasi telah dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan.
Selain menelan korban jiwa, ledakan juga mengakibatkan bangunan utama toko mengalami kerusakan berat hingga nyaris rata dengan tanah.
Empat Rumah Rusak, Sebagian Ambruk
Daya ledak yang sangat kuat turut menghantam permukiman di sekitar lokasi. Sedikitnya empat rumah warga mengalami kerusakan, dengan beberapa di antaranya dilaporkan ambruk akibat gelombang ledakan.
Material bangunan seperti kaca, genteng, kusen hingga tembok dilaporkan beterbangan ke berbagai arah. Sejumlah warga mengaku panik karena dentuman terjadi secara tiba-tiba pada pagi hari saat aktivitas masyarakat mulai berlangsung.
Meski demikian, belum ada laporan tambahan mengenai korban luka dari bangunan yang terdampak.
Masjid Ikut Terdampak
Bangunan ibadah yang berada tepat di seberang lokasi kejadian juga tidak luput dari dampak ledakan. Beberapa bagian masjid mengalami kerusakan akibat tekanan gelombang ledakan.
Kerusakan tersebut menambah daftar fasilitas yang terdampak dalam peristiwa yang kini menjadi fokus penyelidikan aparat kepolisian.
Dentuman Terdengar Hingga Lebih dari Tiga Kilometer
Warga sekitar mengungkapkan bahwa suara ledakan terdengar sangat keras hingga menjangkau wilayah yang berjarak lebih dari tiga kilometer dari pusat kejadian.
Banyak warga awalnya mengira telah terjadi gempa atau ledakan besar lainnya karena getaran terasa cukup kuat dan disertai suara menggelegar.
Tak lama setelah kejadian, masyarakat berdatangan ke sekitar lokasi. Namun, aparat kepolisian segera memasang garis polisi untuk mengamankan area sekaligus mencegah warga mendekati titik ledakan demi alasan keselamatan.
Polisi Periksa Saksi dan Kumpulkan Bukti
Saat ini penyidik masih mengumpulkan berbagai barang bukti serta memeriksa sejumlah saksi mata yang berada di sekitar lokasi ketika ledakan terjadi.
Keterangan para saksi akan dipadukan dengan hasil olah TKP serta analisis teknis dari Tim Jibom Polda Jawa Barat untuk memastikan sumber dan penyebab ledakan secara ilmiah.
Polisi juga belum memberikan keterangan apakah ledakan dipicu oleh bahan tertentu yang berada di dalam toko bangunan atau berasal dari faktor lain. Seluruh kemungkinan masih didalami hingga penyelidikan selesai.
Aparat mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai penyebab ledakan dan menunggu hasil investigasi resmi yang akan diumumkan setelah seluruh proses pemeriksaan rampung.