BANTEN – BPBD Provinsi Banten memastikan kawasan wisata Pantai Anyer dan Carita tetap aman dikunjungi meski Gunung Anak Krakatau berstatus Siaga (Level III). Wisatawan tidak perlu panik karena kedua destinasi tersebut berada di luar zona bahaya yang telah ditetapkan oleh otoritas vulkanologi.
Status Siaga diberlakukan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) setelah aktivitas Gunung Anak Krakatau menunjukkan peningkatan. Pemantauan terhadap gunung api di Selat Sunda itu terus dilakukan selama 24 jam untuk mengantisipasi perubahan aktivitas.
Menurut BPBD, peningkatan status Gunung Anak Krakatau tidak berdampak langsung terhadap kawasan wisata di pesisir Banten. Aktivitas masyarakat dan wisatawan di Pantai Anyer maupun Pantai Carita masih berlangsung seperti biasa.
BPBD menjelaskan bahwa masyarakat hanya perlu menghindari area dalam radius enam kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau. Rekomendasi tersebut dikeluarkan PVMBG demi menjaga keselamatan masyarakat.
Sementara itu, Pantai Anyer dan Pantai Carita berada cukup jauh dari zona yang dibatasi. Karena itu, kedua lokasi wisata tersebut dinilai masih aman untuk menerima kunjungan wisatawan.
Pemerintah Provinsi Banten juga terus berkoordinasi dengan PVMBG, BMKG, pemerintah kabupaten, dan instansi terkait. Koordinasi dilakukan untuk memastikan setiap perkembangan aktivitas gunung dapat segera diketahui dan disampaikan kepada masyarakat.
BPBD mengimbau wisatawan agar selalu mengikuti informasi resmi dari pemerintah. Masyarakat diminta tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya, terutama yang beredar di media sosial.
Selain itu, wisatawan diingatkan untuk tidak mendekati Pulau Anak Krakatau selama status Siaga masih berlaku. Aktivitas seperti memancing, berlayar, atau mendarat di sekitar kawasan gunung api sebaiknya ditunda hingga kondisi dinyatakan aman.
Status Siaga merupakan level ketiga dalam sistem peringatan gunung api di Indonesia. Status ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas vulkanik yang memerlukan kewaspadaan lebih tinggi.
Meski demikian, status tersebut bukan berarti seluruh wilayah di sekitar Gunung Anak Krakatau berbahaya. Pembatasan hanya berlaku pada kawasan yang masuk dalam radius rekomendasi PVMBG.
Kondisi ini membuat sektor pariwisata di Anyer dan Carita tetap berjalan normal. Hotel, penginapan, restoran, hingga tempat wisata masih beroperasi melayani wisatawan yang datang.
Banyak pengunjung tetap menikmati suasana pantai dengan beragam aktivitas. Mulai dari bermain pasir, menikmati pemandangan laut, hingga menginap di kawasan pesisir Banten.
BPBD mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan. Sikap waspada dinilai jauh lebih penting daripada menyebarkan informasi yang belum tentu benar.
Masyarakat juga disarankan memantau informasi terbaru melalui PVMBG, BMKG, maupun BPBD. Informasi resmi akan menjadi acuan apabila terjadi perubahan status atau peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Hingga saat ini, kondisi Pantai Anyer dan Pantai Carita masih aman untuk dikunjungi. Pemerintah memastikan pemantauan terhadap Gunung Anak Krakatau terus dilakukan agar keselamatan masyarakat dan wisatawan tetap menjadi prioritas utama. (ACH)