Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea secara mengejutkan memutuskan mundur dari posisinya sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Febrie sendiri diketahui tengah terseret kasus dugaan korupsi PT ASABRI periode 2020–2024 yang disertai dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Keputusan mundur ini disampaikan Hotman saat ditemui di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7/2026).
“Saya sudah dari dua hari lalu kasih tahu ke klien saya—sekarang jadi mantan—Febrie Adriansyah, bahwa saya mengundurkan diri,” ujar Hotman kepada awak media.
Kondisi Kesehatan Memburuk: Disuruh Istirahat Total oleh Dokter
Hotman mengungkapkan alasan utama pengunduran dirinya murni karena faktor kesehatan. Pengacara yang kerap tampil glamor ini mengaku mengidap penyakit saraf terjepit yang kondisinya kian memburuk akibat beban kerja menangani kasus besar tersebut.
Dokter yang menanganinya meminta Hotman untuk beristirahat total dan tidak bekerja selama minimal dua minggu. Hotman dijadwalkan terbang ke Singapura untuk menjalani perawatan medis intensif lebih lanjut.
Penanganan perkara Febrie Adriansyah selanjutnya akan diteruskan oleh tim pengacara lain yang biasa bekerja sama dengan Hotman.
“Beliau (Febrie) sempat mengimbau kalau bisa ditahan beberapa hari lagi. Tapi kalau otak saya terus berpikir dan badan begini, saya takut makin parah. Dokter di Singapura pun sudah marah-marah bertanya kenapa saya tetap nekat kerja,” ungkapnya.
Langkah mundur Hotman ini terjadi hanya sepekan setelah ia resmi menjadi pembela Febrie Adriansyah dalam skandal dugaan korupsi mega proyek ASABRI.
Selama periode singkat membela Febrie, kehadiran Hotman sempat memicu polemik publik. Ia bahkan dilaporkan ke polisi buntut dari ucapannya yang dinilai menyinggung awak media saat menggelar konferensi pers beberapa waktu lalu.