BALIKPAPAN – TNI Angkatan Udara memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) mengoperasikan pesawat Cassa N-212 untuk mendukung pelaksanaan OMC di wilayah Kalimantan.
Kepala Penerangan Koopsudnas Sonaji Wibowo menyampaikan informasi tersebut melalui keterangan resmi pada Minggu (23/8/2026).
“Pesawat A-2105 dari Skadron Udara 4 Lanud Abd. Saleh yang terbangkan Lettu Pnb Edwin Aldrin, take off dari Lanud Dhomber Balikpapan, telah melaksanakan OMC dengan menebarkan 800 kg NaCl (garam) di atas kawasan IKN dan Kalimantan Timur, Sabtu (22/8),” ungkapnya.
Penyemaian garam dilakukan sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan kondisi atmosfer agar mendukung penanganan karhutla di wilayah terdampak.
“OMC direncakan akan digelar selama delapan hari ke depan, terselenggara atas kolaborasi BNPB, BPBD, BMKG, Otorita IKN, Forkompimda dan TNI – Polri,” lanjutnya.
Operasi tersebut melibatkan sejumlah lembaga untuk memperkuat koordinasi dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Pelaksanaan OMC juga diarahkan untuk meningkatkan efektivitas dukungan udara terhadap pengelolaan kondisi cuaca di Kalimantan Timur.
Upaya modifikasi cuaca diharapkan dapat membantu mempercepat penanganan karhutla sekaligus mengurangi potensi meluasnya kebakaran.
Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi salah satu wilayah yang mendapat dukungan operasi penyemaian awan tersebut.
Kolaborasi lintas instansi menjadi faktor penting untuk memastikan operasi berjalan sesuai kebutuhan dan perkembangan kondisi lapangan.
Dengan dukungan pesawat Cassa N-212, operasi udara diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap pengendalian karhutla di Kalimantan Timur.***





