CINCINNATI, AS — Coco Gauff kembali menunjukkan konsistensi tinggi setelah menembus final Cincinnati Open 2026 dan berpeluang mengakhiri paceklik gelar musim ini.
Gauff sebelumnya mencatat semifinal WTA 1000 kelima musim ini setelah menundukkan Marta Kostyuk dengan skor 6-2, 6-2 di perempat final.
Kemenangan tersebut mengantarkan petenis Amerika Serikat itu melewati Elina Svitolina sebagai pemain dengan semifinal WTA 1000 terbanyak pada 2026.
Gauff tampil dominan sejak awal dengan merebut keunggulan 3-0 pada set pertama sebelum kembali menjauh 4-0 di set kedua.
Pertandingan tersebut berlangsung sekitar 71 menit dan Gauff menutup laga tanpa kehilangan satu set pun.
Sebelum Cincinnati, Gauff telah mencapai final WTA 1000 di Miami dan Roma serta semifinal Dubai dan Toronto.
Svitolina sebelumnya menyamai catatan Gauff berkat gelar Roma, final Dubai, serta semifinal Indian Wells dan Toronto.
Namun, perjalanan Svitolina di Cincinnati terhenti setelah mengalami cedera pergelangan kaki kanan dan memberikan walkover kepada Wang Xiyu.
Dengan hasil itu, Gauff menjadi pemain dengan lima penampilan semifinal WTA 1000 pada musim 2026.
Catatan tersebut semakin menegaskan konsistensi Gauff meski ia belum meraih trofi sepanjang musim ini.
Di semifinal Cincinnati, Gauff kemudian menghadapi Sara Bejlek, petenis Republik Ceko yang tampil mengejutkan sepanjang turnamen.
Bejlek sebelumnya menyingkirkan petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka dan mengalahkan Madison Keys untuk mencapai semifinal WTA 1000 pertama dalam kariernya.
Pertemuan Gauff dan Bejlek menjadi duel perdana kedua pemain di level profesional.
Gauff mengakui Bejlek memiliki kecepatan, kemampuan atletik, serta daya juang yang membuat pertandingan berpotensi berlangsung sulit.
“Dia adalah pemain yang sangat atletis dan cepat, sehingga dia benar-benar membuat Anda harus berjuang untuk mendapatkan setiap poin dan dia seorang petarung.”
“Pertandingan ini akan sulit karena saya merasa kami memiliki beberapa kesamaan dalam hal pergerakan, dan saya menantikannya,” ungkapnya seperti dikutip Tennis World, Minggu (23/8/2026).
Perkiraan tersebut terbukti menjadi tantangan yang berhasil dilewati Gauff setelah ia menaklukkan Bejlek 6-4, 6-1 dalam semifinal Cincinnati.
Kemenangan itu memastikan Gauff kembali ke final WTA 1000 dan menjaga peluangnya meraih gelar pertamanya pada 2026.
Di final, Gauff akan menghadapi sesama petenis Amerika Serikat, Jessica Pegula, setelah Pegula menyingkirkan juara bertahan Iga Swiatek dengan skor 7-5, 4-6, 6-4.
Final Gauff versus Pegula menjadi final tunggal putri Cincinnati pertama yang mempertemukan dua petenis Amerika Serikat sejak 1970.
Pertarungan tersebut sekaligus menjadi kesempatan besar bagi Gauff untuk mengakhiri penantian trofi sekaligus mengulang kesuksesan menjuarai Cincinnati pada 2023.***





