JAKART – Presiden Madura United, Achsanul Qosasi (AQ), menanggapi fenomena yang dialami klubnya dalam dua musim terakhir. Madura United tercatat lebih sering kalah saat bermain di kandang, Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan, tetapi justru meraih lebih banyak kemenangan ketika bertandang.
AQ mengakui fenomena tersebut menjadi perbincangan di kalangan pendukung.
“Ini entah percaya atau tidak, setiap main di kandang di Pamekasan lebih banyak kalah daripada menang. Banyak orang datang ke saya, ‘Pak Achsanul, ini kok ada yang enggak beres, nih, Pak,’” tuturnya di Jakarta, Senin (24/8/2026).
AQ tidak mempersoalkan jika suporter ingin mengadakan ritual seperti ngaji dan ritual keagamaan lainnya di stadion. Namun, ia menekankan agar hal tersebut tidak dijadikan alasan utama atas hasil buruk tim.
Menurutnya, persoalan utama terletak pada persiapan strategi yang kurang matang.
“Nomor satu karena memang kita tidak bersiapkan dengan baik, terutama dalam artian strategi. Pemain bagus-bagus, tapi strategi dan taktik pertandingan kita kurang. Yang kedua, tidak beruntung. Yang ketiga, mungkin faktor mistis itu tadi,” jelasnya.
Ia juga menyoroti minimnya game plan dari pelatih sebelumnya.
“Di Laskar Sape Kerrab kemarin memang pelatih kita enggak bagus. Pelatih kita enggak bagus. Strateginya enggak jelas. Game plan-nya di pertandingan enggak ada. Susah,” ujar AQ.
Madura dan Surabaya
Terkait rivalitas dengan Persebaya, AQ menilai pertandingan kedua tim selalu memiliki arti khusus bagi suporter.
“Kalau kalah lawan Madura seolah-olah aib bagi dia. Kita kalau menang lawan Persebaya seolah-olah hebat,” katanya.
Meski demikian, ia menegaskan hubungan antara Bonek dan Kacong, sebutan bagi suporter Madura United, tetap kompak dan tidak pernah diwarnai keributan.
AQ menekankan bahwa kunci kebangkitan Madura United adalah memperbaiki kualitas klub, bukan menyalahkan faktor eksternal.
“Jadi kalau kita mau bagus, menang, ya bagusin aja klubnya. Kita kira-kira begitu lah, pemainnya yang benar, pemainnya yang bagus, pelatihnya yang bagus,” pungkasnya.



