JAKARTA – Kecelakaan laut terjadi di lepas pantai Kyrenia, Siprus Utara, pada Minggu (30/8/2026). Kapal feri penumpang Filo Jet terbalik tidak lama setelah meninggalkan pelabuhan dan kemudian tenggelam.
Feri tersebut membawa 267 orang, termasuk penumpang dan awak kapal. Kapal berangkat dari Kyrenia menuju pelabuhan Taşucu di Turki.
Berdasarkan laporan Reuters, sedikitnya delapan orang meninggal dunia, sementara 18 orang masih dinyatakan hilang. Sebanyak 241 orang berhasil diselamatkan dalam operasi pencarian dan pertolongan yang melibatkan penjaga pantai Turki serta otoritas Siprus Utara.
Kapal Mulai Kemasukan Air
Filo Jet diketahui mulai mengalami masalah tidak lama setelah berlayar. Kapal disebut mulai kemasukan air sekitar beberapa menit setelah meninggalkan pelabuhan.
Menurut laporan Reuters, penyebab pasti kapal kehilangan keseimbangan dan terbalik masih belum diketahui. Sejumlah penyintas mengatakan kapal sempat bergerak tidak normal sebelum bagian haluannya mengalami benturan keras yang kemudian memungkinkan air masuk ke dalam kapal.
Kapal tersebut akhirnya terbalik di perairan sekitar 6,5 kilometer dari garis pantai Siprus Utara.
Rekaman dari lokasi memperlihatkan sejumlah penumpang berada di atas lambung kapal yang telah terbalik sambil menunggu pertolongan. Sebagian penumpang juga terlihat menggunakan jaket keselamatan.
Operasi Penyelamatan Dikerahkan
Tim penyelamat langsung dikerahkan setelah kapal mengalami kecelakaan. Penjaga pantai Turki dan Siprus Utara mengirim kapal serta helikopter untuk mencari korban yang masih berada di sekitar lokasi kejadian.
Operasi penyelamatan menghadapi tantangan karena kapal akhirnya tenggelam ke dasar laut dengan kedalaman sekitar 514 meter. Kondisi tersebut membuat pencarian korban menjadi lebih sulit.
Sebagian besar penumpang yang berhasil dievakuasi kemudian dibawa kembali ke daratan untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapten dan Awak Kapal Diamankan
Pihak berwenang juga melakukan pemeriksaan terhadap kru Filo Jet. Kapten kapal bersama sejumlah awak telah diamankan untuk membantu proses penyelidikan mengenai penyebab kecelakaan.
Penyelidikan diperlukan untuk mengetahui bagaimana kapal yang baru meninggalkan pelabuhan tersebut bisa mengalami masalah hingga akhirnya terbalik dan tenggelam.
Hingga laporan terbaru, belum ada kesimpulan resmi mengenai penyebab utama kecelakaan tersebut. Karena itu, dugaan mengenai kerusakan kapal, kondisi laut, maupun faktor lainnya masih menunggu hasil investigasi.
Cuaca Sempat Jadi Sorotan
Kondisi cuaca juga menjadi salah satu aspek yang diperiksa setelah kecelakaan. Wilayah Siprus sebelumnya mengalami cuaca buruk, meskipun kondisi pada saat kapal berangkat masih menjadi bagian dari penyelidikan.
Pemimpin Siprus Utara Tufan Erhürman meminta agar tidak muncul spekulasi mengenai penyebab kecelakaan sebelum penyelidikan selesai. Ia juga menyampaikan bahwa proses pencarian terhadap korban yang belum ditemukan terus dilakukan.
Tragedi Filo Jet kini menjadi perhatian besar karena kapal tersebut mengangkut ratusan orang dalam perjalanan dari Siprus Utara menuju Turki. Tim penyelamat masih melanjutkan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.