JAKARTA — Musibah yang menimpa KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa mendapat perhatian Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti.
Kapal tersebut dilaporkan terbalik di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026) dini hari.
Novita menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta meminta penanganan terhadap penumpang dan awak kapal menjadi prioritas.
“Saya menyampaikan duka yang mendalam kepada para keluarga korban atas musibah yang menimpa KM Virgo Transport 8.”
“Keselamatan dan penanganan terhadap para penumpang serta awak kapal harus menjadi prioritas utama,” kata Novita dalam keterangannya, di Jakarta, Senin (14/10/2026).
Politikus Fraksi Partai Gerindra itu mendesak Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Laut melakukan investigasi menyeluruh.
Menurutnya, penyelidikan harus mengungkap penyebab kecelakaan sekaligus memeriksa kelayakan teknis dan standar keselamatan kapal.
Sorotan juga diarahkan pada informasi mengenai dugaan alarm bahaya yang tidak berfungsi serta jumlah pelampung yang disebut tidak sesuai daftar penumpang.
“Ini harus diinvestigasi secara serius. Mulai dari kelayakan kapal, berfungsinya alarm bahaya, ketersediaan alat keselamatan, hingga jumlah pelampung harus dipastikan sesuai dengan kapasitas dan jumlah penumpang yang diangkut,” tegasnya.
Novita menilai kapal pengangkut penumpang dalam jumlah besar harus memenuhi seluruh persyaratan keselamatan sebelum mendapatkan izin beroperasi.
Ia menegaskan pemeriksaan kapal tidak boleh sebatas mengecek kelengkapan administrasi dan dokumen pelayaran.
Kondisi teknis kapal serta seluruh peralatan keselamatan harus dipastikan benar-benar tersedia dan berfungsi saat armada beroperasi.
“Jangan sampai setelah terjadi musibah baru ditemukan adanya persoalan terkait alat keselamatan atau kelayakan armada,” ucapnya.
“Pemeriksaan harus dilakukan secara menyeluruh dan berkala, sehingga kapal yang beroperasi benar-benar memenuhi standar keselamatan,” tambahnya.
Karena itu, Kemenhub diminta memperketat pengawasan terhadap armada angkutan penumpang, khususnya kapal antarpulau berkapasitas besar.
Novita juga meminta hasil investigasi KM Virgo Transport 8 nantinya disampaikan secara transparan dan objektif.
Temuan tersebut dinilai penting sebagai dasar pembenahan sistem pengawasan serta keselamatan pelayaran di Indonesia.
“Semoga seluruh proses penanganan musibah ini berjalan dengan baik. Kita berharap para penumpang dan awak kapal dapat segera mendapatkan pertolongan dan penanganan terbaik,” papar Ketua Umum PP PIRA tersebut.
Ia berharap penyelidikan tidak berhenti pada penentuan penyebab kecelakaan, tetapi menghasilkan langkah pencegahan yang konkret.
“Pada saat yang sama, investigasi harus dilakukan secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” pungkas Novita.***