Juara dunia bertahan F1, Lando Norris, optimistis tim McLaren telah menemukan solusi atas masalah hilangnya kecepatan secara misterius yang mengganggu performa mobilnya dalam beberapa balapan terakhir.
Norris mengalami kesulitan ritme saat berlaga di Baku dan Sepang, di mana ia hanya mampu mengamankan posisi start kelima di kedua seri tersebut. Nasib buruk berlanjut saat ia terlibat insiden tabrakan massal di Azerbaijan serta tertahan di posisi kesembilan pada GP Sepang akibat kesalahan di akhir balapan.
Pebalap asal Inggris tersebut mengungkapkan bahwa kendaraan MCL40 miliknya mengalami defisit kecepatan di trek lurus (straight-line speed) yang cukup parah, memangkas waktu hingga 0,2 detik per putaran.
“Tim telah bekerja keras untuk memahami apa yang bisa kami pelajari dari akhir pekan lalu. Ada masalah yang jelas seperti kecepatan di trek lurus, namun ada juga aspek teknis untuk mengembalikan performa seperti saat kami tampil kuat di Budapest, Zandvoort, dan Madrid,” ujar Norris dalam konferensi pers di Marina Bay, Kamis (8/10/2026).
Karakteristik Sirkuit dan Harapan Bangkit di Marina Bay
Norris menjelaskan bahwa problem kecepatan ini kian terlihat mencolok akibat karakteristik sirkuit di Baku dan Sepang, yang dipengaruhi oleh tingkat kekasaran aspal serta panjangnya lintasan lurus.
Menghadapi GP Singapura yang tidak terlalu menekankan performa top speed di trek lurus, Norris berharap paket perbaikan dari tim teknis McLaren dapat bekerja maksimal.
“Sangat frustrasi melalui dua akhir pekan kemarin untuk mencari tahu penyebab hilangnya kecepatan. Dalam persaingan seketat ini, defisit tersebut membuat saya kehilangan dua hingga tiga posisi di kualifikasi,” jelasnya.
Meski percaya dengan kerja keras tim pabrikan di markas utama, Norris menegaskan bukti nyata dari peningkatan performa mobilnya baru bisa terlihat saat sesi latihan bebas dimulai.
“Singapura adalah trek yang saya nikmati dan kami tampil cukup baik di sini dalam beberapa tahun terakhir. Saya optimistis tim telah melakukan pekerjaan dengan baik, tetapi kita harus melihat hasilnya langsung di atas lintasan terlebih dahulu,” pungkas Norris.