BANTEN — Persija Jakarta harus menelan kekalahan menyakitkan setelah gagal mempertahankan keunggulan dan menjadi korban kebangkitan Dewa United Banten. Sempat memimpin sejak menit keempat, Macan Kemayoran akhirnya takluk 1-2 setelah tuan rumah membalikkan keadaan melalui dua gol, termasuk gol penentu kemenangan Taisei Marukawa pada menit ke-85.
Bermain di Banten International Stadium, Persija sebenarnya mengawali pertandingan dengan meyakinkan. Baru empat menit laga berjalan, tim berjuluk Macan Kemayoran itu sudah berhasil membuka keunggulan melalui Muhammad Rayhan Hannan.
Gol tersebut lahir dari skema sepak pojok. Alexander Jeremejeff lebih dahulu menyambut bola dengan sundulan sebelum mengarahkannya kepada Rayhan Hannan. Tanpa membuang kesempatan, Rayhan langsung melepaskan sepakan yang berujung gol dan membawa Persija unggul 1-0.
Keunggulan cepat itu membuat Persija berada di atas angin. Namun, Dewa United tidak membiarkan ketertinggalan tersebut bertahan terlalu lama tanpa memberikan perlawanan.
Tuan rumah perlahan meningkatkan tekanan dan berusaha mencari celah di pertahanan Persija. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil menjelang turun minum.
Pada menit ke-42, Dewa United berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Denílson mencatatkan namanya di papan skor setelah menuntaskan umpan silang Edo Febriansah melalui sundulan yang gagal diantisipasi barisan pertahanan Persija.
Gol tersebut mengubah momentum pertandingan. Dewa United kembali memiliki peluang untuk memburu kemenangan, sementara Persija harus merelakan keunggulan yang sudah mereka bangun sejak awal laga.
Memasuki babak kedua, pertandingan semakin berat bagi Persija setelah mereka harus kehilangan satu pemain. Pada menit ke-64, Dony Tri Pamungkas menerima kartu kuning kedua sehingga wasit mengeluarkan kartu merah.
Bermain dengan 10 pemain membuat situasi Persija semakin sulit. Sebaliknya, keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Dewa United untuk meningkatkan intensitas serangan dan terus menekan pertahanan tim tamu.
Tekanan demi tekanan akhirnya menghasilkan gol yang mengubah hasil pertandingan. Pada menit ke-85, Taisei Marukawa berhasil membobol gawang Persija sekaligus membawa Dewa United berbalik unggul 2-1.
Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Macan Kemayoran. Setelah sempat memimpin lebih dahulu, Persija justru harus menerima kenyataan tertinggal ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir.
Dewa United pun berhasil mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir. Kemenangan 2-1 di Banten International Stadium memastikan tuan rumah menuntaskan remontada setelah sempat tertinggal pada awal pertandingan.
Sebaliknya, Persija harus pulang dengan tangan hampa. Keunggulan cepat yang dibangun Rayhan Hannan gagal dipertahankan, sementara kartu merah Dony Tri Pamungkas menjadi salah satu titik balik yang mengubah jalannya pertandingan.
Kemenangan ini sekaligus menegaskan kebangkitan Dewa United yang mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal lebih dahulu, sekaligus menjadikan Persija sebagai korban remontada di kandangnya sendiri.