Ketegangan diplomatik antara Amerika Serikat dan Kanada pecah di sela-sela kemeriahan final Piala Dunia 2026. Presiden AS Donald Trump mengaku telah melayangkan protes keras secara langsung kepada Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, mendesak negara tetangganya itu untuk segera menjinakkan kebakaran hutan hebat yang asapnya kini mengepung wilayah udara AS.
Tidak main-main, Trump mengancam akan menjatuhkan sanksi finansial berupa tuntutan ganti rugi hingga pengenaan tarif impor tambahan jika Kanada tidak segera bertindak.
“Saya katakan langsung kepadanya (Mark Carney), ‘Kalian harus menghentikan kebakaran ini yang datang dan meracuni udara kami. Udara kami telah diracuni!'” ketus Trump kepada awak media sesaat sebelum menaiki pesawat kepresidenan Air Force One, Minggu (19/7/2026).
Kerugian Ekonomi AS: Detroit dan Michigan Lumpuh
Bagi Trump, kiriman kabut asap tebal dari Kanada bukan sekadar masalah lingkungan, melainkan pukulan telak bagi roda ekonomi AS. Wilayah industri seperti Michigan dilaporkan menjadi korban paling terdampak.
Banyak sektor usaha terpaksa berhenti beroperasi karena kualitas udara yang memburuk secara ekstrem.
“Mungkin mereka harus membayar ganti rugi atau kami akan mengenakan tarif. Jika Anda melihat wilayah Detroit, semuanya terpaksa harus ditutup,” tambah Trump meradang.
Melalui platform media sosialnya, Truth Social, Trump bahkan menuduh pemerintah Kanada melakukan kelalaian yang disengaja karena tidak merawat kawasan hutan dan semak belukar mereka secara layak, yang membuat AS berasa “diserbu” udara kotor.
Respons Kanada: AS Jangan Cuma Mengeluh, Kirim Bantuan!
Meskipun Trump dan para politikus Partai Republik di Kongres membombardir Kanada dengan kritik tajam, respons berbeda justru datang dari internal Kanada sendiri. Perdana Menteri Provinsi Ontario, Doug Ford, membalas kritik tersebut dengan meminta AS menunjukkan tindakan nyata sebagai negara tetangga daripada sekadar menebar ancaman.
“Kami butuh AS mengirimkan bantuan pasukan pemadam api untuk menjinakkan kebakaran ini, bukan sekadar melontarkan keluhan,” sindir Doug Ford.
Kondisi di lapangan memang sangat mengkhawatirkan. Berdasarkan data terbaru dari Canadian Wildland Fire Information System, kabut asap ini dipicu oleh sekitar 955 titik kebakaran hutan yang masih aktif mengamuk di seantero Kanada, di mana mayoritas di antaranya berstatus di luar kendali. Di Provinsi Ontario saja, terdapat lebih dari 190 titik api yang masih gagal dijinakkan oleh petugas.