Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri sekaligus resmi menutup jalannya Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Konbes NU) Tahun 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur, pada Selasa sore.
Acara yang mengusung tema “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmat untuk Kemaslahatan Bangsa” ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh lebih dari 1.000 undangan. Peserta yang hadir terdiri dari para kiai sepuh, pengasuh pondok pesantren, jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), hingga delegasi dari berbagai pengurus wilayah NU di seluruh Indonesia.
Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi mendalam dan berpesan agar para alim ulama tetap konsisten menjaga nilai persatuan, kesatuan, serta cinta tanah air. Kepala Negara menegaskan bahwa kiai dan ulama merupakan tokoh yang paling memahami denyut nadi dan apa yang dirasakan oleh rakyat di lapisan terbawah. Hubungan emosional yang alamiah ini dinilai selaras dengan TNI, Polri, dan aparat negara yang sejatinya juga lahir dan berasal dari rakyat.
Bagaimana pendapat Anda mengenai sinergi antara pemerintah dan para kiai Nahdlatul Ulama dalam menjaga persatuan bangsa? Tulis pandangan Anda di kolom komentar.
Editor & Uploader: BS