JAKARTA – Perjalanan sensasional Cape Verde di Piala Dunia 2026 kembali mencuri perhatian setelah tim berjuluk Blue Sharks itu berhasil mencetak gol bersejarah ke gawang Uruguay dalam laga fase grup yang berlangsung sengit, Senin (22/6/2026) pagi WIB.
Gol tersebut menjadi momen penting bagi sepak bola Cape Verde karena merupakan gol pertama yang pernah mereka ciptakan sepanjang sejarah keikutsertaan negara itu di ajang Piala Dunia.
Momen bersejarah tersebut lahir melalui eksekusi tendangan bebas Kevin Pina yang meluncur deras ke dalam gawang Uruguay dan membuat para pendukung Cape Verde bersorak merayakan pencapaian bersejarah tim nasional mereka.
“Ini adalah gol yang akan dikenang sepanjang sejarah sepak bola Cape Verde karena menjadi penanda lahirnya babak baru bagi negara kami di Piala Dunia,” demikian tulis Bolavip US, Senin.
Gol Spektakuler yang Membuat Uruguay Terkejut
Cape Verde tampil tanpa rasa gentar menghadapi Uruguay yang secara kualitas dan pengalaman lebih diunggulkan untuk memenangkan pertandingan.
Keberanian mereka terlihat sejak awal laga melalui permainan agresif, disiplin bertahan, serta serangan balik cepat yang beberapa kali merepotkan lini belakang Uruguay.
Tendangan bebas Kevin Pina di menit 21 menjadi bukti bahwa Cape Verde tidak datang sekadar menjadi pelengkap turnamen, melainkan ingin memberikan kejutan kepada dunia sepak bola.
Gol tersebut sempat membuat Uruguay berada dalam tekanan karena lawan yang sebelumnya sukses menahan imbang Spanyol tanpa kebobolan kembali menunjukkan daya saing tinggi di panggung terbesar sepak bola dunia.
Uruguay Bangkit dan Membalikkan Keadaan
Setelah tertinggal, Uruguay meningkatkan intensitas serangan dan mulai menemukan celah pada pertahanan Cape Verde.
Gol penyeimbang lahir dari situasi umpan silang yang sebenarnya tidak terlalu berbahaya, namun kesalahan antisipasi bek Cape Verde, Lopes Cabral, membuat bola justru mengarah ke gawang sendiri.
Bola yang membentur tiang kemudian disambar Maxi Araujo yang bergerak cepat untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit 44.
Momentum tersebut mengubah jalannya pertandingan karena Uruguay semakin percaya diri dalam membangun serangan.
Tak lama berselang, skenario serupa kembali terjadi ketika Uruguay memanfaatkan umpan silang dari sisi lapangan sebelum bola dikirim kembali ke area tengah dan diselesaikan Agustin Canobbio pada menit 45+6 menjadi gol kedua.
Gol tersebut memastikan Uruguay menutup babak pertama dengan keunggulan setelah sempat tertinggal lebih dulu.
Kelemahan Cape Verde Mulai Terbaca
Keberhasilan Uruguay membalikkan keadaan menunjukkan bahwa tim Amerika Selatan itu berhasil mengidentifikasi titik lemah lawannya.
Dua gol yang tercipta memiliki pola hampir identik, yakni melalui distribusi bola dari sisi lapangan dan umpan silang yang menguji koordinasi lini pertahanan Cape Verde.
Meski demikian, semangat juang Cape Verde tetap patut diapresiasi mengingat mereka mampu memberikan perlawanan sengit kepada salah satu tim kuat dunia.
Terbukti mereka tidak mau menyerah dan kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di menit 61 melalui kaki Helio Varela.
Blue Sharks Tetap Menjadi Ancaman
Hasil imbang di laga metachday kedua Grup H ini, Cape Verde tetap menunjukkan karakter sebagai tim yang sulit ditaklukkan.
Kecepatan para pemain depan serta efektivitas serangan balik membuat Uruguay tidak bisa bermain terlalu nyaman sepanjang pertandingan.
Status sebagai tim debutan tidak mengurangi mental bertanding Cape Verde yang terus berusaha mencari peluang untuk kembali menyamakan kedudukan.
Penampilan mereka di Piala Dunia 2026 semakin memperkuat predikat sebagai salah satu tim kejutan yang berpotensi menciptakan cerita besar di turnamen ini.
Pada laga penentu matchday ketiga, Cape Verde akan berhadapan dengan Arab Saudi sementara partai lainnya mempertemukan Uruguay kontra Spanyol, secara serentak pada Sabtu (27/6/2026) pukul 07.00 WIB.***