Kapal tanker Transko Arafura milik PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) melancarkan aksi penyelamatan dramatis di perairan Sumenep, Madura, Jawa Timur. Di tengah tugas mendistribusikan Bahan Bakar Minyak (BBM), kapal ini berhasil menyelamatkan 17 korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 yang mengapung di laut pada Minggu (2/8/2026).
Penyelamatan dilakukan setelah kru kapal melakukan penyisiran intensif di sekitar lokasi kebakaran untuk mencari penumpang dan awak kapal yang nekat melompat ke laut demi menyelamatkan diri dari kobaran api.
VP Legal and Relation PTK, Amran Reza, menjelaskan bahwa Transko Arafura awalnya sedang berlayar dari Ampenan menuju Belawan membawa pasokan BBM milik PT Pertamina Patra Niaga.
Namun, sekitar pukul 08.00 WIB, sebanyak 19 awak kapal menerima kabar darurat bahwa KMP Mutiara Sentosa 2 terbakar sekitar 20 mil laut dari posisi mereka.
“Kru kapal Transko Arafura langsung mengawasi perairan sekitar dan berupaya mencari para korban yang dikabarkan menceburkan diri ke laut. Kami bersyukur bisa mengevakuasi 17 korban dalam keadaan selamat dan sehat,” ungkap Amran, Senin (3/8/2026).
Evakuasi 14 Penumpang dan 3 ABK
Dari 17 korban yang berhasil ditarik ke atas kapal tanker berkapasitas 3.500 long ton deadweight (LT DWT) tersebut, 14 di antaranya merupakan penumpang umum dan tiga orang lainnya adalah awak KMP Mutiara Sentosa 2.
Nakhoda Transko Arafura, Captain Hans Kurniadi Sofyan, menegaskan bahwa seluruh prosedur evakuasi dijalankan dengan ketat tanpa mengabaikan aspek keselamatan awak maupun muatan BBM yang dibawanya. Usai evakuasi, pihak kapal langsung berkoordinasi dengan Basarnas Surabaya untuk pemindahan korban.
“Koordinasi dengan Basarnas dilakukan agar seluruh korban dapat segera dipindahkan ke lokasi yang aman. Kami mengapresiasi kerja sama sinergis dari PTK, Pertamina Patra Niaga, dan Basarnas Surabaya,” ujar Captain Hans.
Update Operasi SAR Gabungan
Hingga Senin (3/8/2026) pagi, Tim SAR Gabungan mencatat total 234 penumpang dan awak kapal (persons on board) KMP Mutiara Sentosa 2 berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.
Rinciannya, 229 orang ditemukan selamat, sementara lima orang dinyatakan meninggal dunia.
Kepala Kantor SAR Surabaya sekaligus Search Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit, menyampaikan bahwa pencarian terus dilanjutkan dengan melibat armada laut dan udara, termasuk KN SAR 249 Permadi, KRI Bung Hatta-370, KNP Grantin P.211, serta helikopter Ditpolairud Polda Jatim. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran kapal masih dalam penyelidikan otoritas terkait.



