JAKARTA – Pebulutangkis tunggal putra Garuda, Chico Aura Dwi Wardoyo masih cukup tangguh bagi lawannya di babak awal Thailand Masters 2025.
Berlaga di Nimibutr Stadium, Bangkok, Rabu (29/1/2025) siang, Chico Aura Dwi Wardoyo meraih tiket 16 besar Thailand Masters 2025 seusai mengalahkan wakil India.
Chico menang dua gim langsung atas Tharun Mannepalli dengan sekor akhir 21-11, 21-15 hanya dalam 38 menit.
Di atas kertas, Chico diunggulkan dengan menyandang peringkat dunia BWF ke-32, sedangkan lawannya di peringkat ke-61 dunia.
Pada laga tersebut, Chico tampil dominan sejak gim awal meski sempat mendapat perlawanan ketat di awal laga.
Jalannya Laga
Di awal gim, Mannepalli sempat unggul lebih dulu dan membuat Chico sedikit kerepotan. Namun, menjelang jeda interval, tunggal putra Indonesia ini berhasil membalikkan keadaan dan memimpin 11-8.
Selepas jeda, Chico semakin nyaman dengan permainannya. Ia terus menekan lawan dengan serangan agresif hingga akhirnya menutup gim pertama dengan kemenangan.
Pada gim kedua, dominasi Berlanjut, Chico amankan tiket babak kedua polanya hampir sama di gim kedua.
Mannepalli kembali memberikan perlawanan di awal, tetapi Chico tetap tenang dan kembali memimpin 11-8 saat interval.
Serangan Chico semakin tajam, membuat wakil India itu kewalahan. Dengan keunggulan yang terus dijaga, Chico akhirnya memastikan kemenangan dalam dua gim langsung, 21-11, 21-15.
Kemenangan ini memastikan Chico Aura Dwi Wardoyo melangkah ke babak kedua turnamen BWF Super 300 ini.
Pada babak kedua, Chico kembali bertemu dengan wakil India lainnya, S.Sankar Muthusamy Subramanian, peringkat ke-68 dunia.
Tekad Perbaiki Performa
Pada tahun 2024 lalu, penampilan Chico tidak memuaskan. Tidak satupun gelar yang ia raih. Pencapaian terbaiknya, saat tembus semifinalis di Prancis Open 2024, di Maret 2024 lalu.
Chico pun bertekad pada tahun ini, untuk memperbaiki performanya dimulai pada Thailand Masters 2025. Ia pun mengucap syukur atas kemenangan laga hari ini.
“Hari ini pertandingan pertama jadi saya mencoba untuk menikmati pertandingan dan beradaptasi dengan kondisi lapangan. Arah angin dan shuttlecocknya,”.
“Alhamdulillah bisa berjalan lancar dan saya bisa memegang kontrol permainan,” tutur Chico seusai laga.
Lebih lanjut ia mengungkapkan ingin lebih bisa menikmati pertandingan demi pertandingan. Selain itu, juga bertekad untuk memperbaiki performa di turnamen ini.
“Saat keluar lapangan tadi, lawan bertanya kepada saya tentang permainan dia. Sebagai sesama pemain, kami pun dengan senang hati untuk memberikan evaluasi. Bagi saya, lawan mempunyai bola atas yang cukup baik,” tutup Chico.***