JAKARTA – Liverpool terus berburu penyerang sayap baru dan kini Antonio Nusa masuk daftar kandidat yang dipertimbangkan pada bursa transfer musim panas.
Pemain berusia 21 tahun milik RB Leipzig itu dinilai memiliki kecepatan, kreativitas, dan potensi besar untuk memperkuat lini serang The Reds.
Tim perekrutan Liverpool ingin menambah kualitas sektor sayap demi menjaga daya saing menghadapi musim yang semakin kompetitif.
Sebelumnya Liverpool telah mengamankan Victor Munoz dari Osasuna, namun klub masih memburu pemain yang siap memberi dampak instan.
Mengutip laporan Liverpool.com, Minggu, target utama sempat mengarah kepada Yan Diomande sebelum pemain muda tersebut lebih memilih melanjutkan karier bersama PSG.
Perubahan situasi itu membuat Liverpool mengalihkan fokus kepada beberapa nama lain, termasuk Bradley Barcola dan Antonio Nusa.
Nama Nusa semakin menarik perhatian setelah tampil konsisten bersama Timnas Norwegia pada ajang Piala Dunia 2026.
Pemain sayap tersebut menjadi rekan Erling Haaland dan membantu Norwegia melangkah ke babak 16 besar.
Norwegia kini bersiap menghadapi tantangan besar saat bertemu Brasil dalam laga fase gugur yang menyita perhatian publik.
Performa impresif Nusa sebenarnya bukan sesuatu yang muncul secara tiba-tiba karena bakatnya telah diakui sejak beberapa tahun lalu.
Erling Haaland bahkan pernah mengingatkan publik agar tidak memberikan tekanan berlebihan kepada kompatriot mudanya tersebut.
Haaland mengatakan, “Antonio Nusa adalah pemain luar biasa sehingga semua orang harus memberinya ruang untuk berkembang tanpa tekanan berlebihan.”
Menurut Haaland, perkembangan pemain muda akan jauh lebih maksimal apabila proses pembinaannya berjalan secara alami.
Ucapan itu kini kembali menjadi sorotan seiring meningkatnya minat sejumlah klub besar Eropa terhadap Nusa.
Liverpool diyakini melihat peluang besar untuk menjadikan Nusa sebagai investasi jangka panjang di sektor penyerangan.
Perjalanan karier Nusa memang tidak selalu berjalan mulus karena beberapa kali harus menepi akibat cedera.
Masalah kebugaran sempat menghambat perkembangannya ketika mengalami gangguan pada lutut beberapa musim lalu.
Kondisinya kini jauh lebih stabil sehingga musim terakhir bersama RB Leipzig hanya diwarnai absennya dalam tiga pertandingan.
Cedera pergelangan kaki dan patah tulang siku menjadi kendala kecil yang berhasil dilewati tanpa mengganggu performanya secara signifikan.
Sebelum bergabung dengan Leipzig, Nusa hampir merasakan atmosfer Liga Inggris bersama Brentford.
Kesepakatan tersebut batal terjadi setelah hasil tes medis membuat proses transfer tidak dapat dilanjutkan.
Chelsea juga pernah memantau perkembangan sang pemain, tetapi tidak pernah menyelesaikan proses negosiasi.
Situasi itu membuka peluang baru bagi Liverpool untuk mencoba membawa Nusa ke Anfield.
Apabila transfer terealisasi, Liverpool berpotensi mendapatkan winger muda dengan pengalaman internasional dan prospek cerah.
Keputusan akhir kini bergantung pada negosiasi antarklub serta strategi Liverpool dalam menyusun skuad musim depan.***