MEXICO CITY – Pelatih tim nasional Meksiko, Javier Aguirre, akhirnya angkat bicara mengenai polemik perubahan jadwal laga kontra Inggris pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Wacana memajukan waktu kick-off hingga enam jam sempat menjadi pembahasan serius antara FIFA, Federasi Sepak Bola Meksiko, dan Federasi Sepak Bola Inggris.
Usulan tersebut muncul karena adanya ancaman badai petir yang diperkirakan melanda kawasan Estadio Azteca pada hari pertandingan.
Namun, setelah melalui pembahasan intensif, FIFA memutuskan pertandingan tetap digelar sesuai jadwal semula.
Laga Meksiko melawan Inggris dipastikan berlangsung pukul 20.00 waktu Timur Amerika Serikat atau 18.00 waktu setempat di Mexico City.
Keputusan tersebut disambut positif oleh Javier Aguirre yang sejak awal menolak perubahan jadwal secara mendadak.
Pelatih berjuluk El Vasco itu menegaskan dirinya hanya menyampaikan ketidaksetujuan ketika dimintai pendapat oleh pihak terkait.
“Mereka memberi tahu saya tentang kemungkinan perubahan jadwal dan saya mengatakan saya tidak setuju, hanya itu yang saya lakukan,” ujar Aguirre seperti dikutip USA Today Sports, Minggu.
Menurut Aguirre, perubahan waktu pertandingan hanya beberapa hari sebelum laga akan mengganggu seluruh persiapan kedua tim.
Ia menilai seluruh agenda latihan, pemulihan kondisi pemain, pola makan, hingga strategi pertandingan telah disusun berdasarkan jadwal resmi.
Perubahan enam jam dinilai terlalu signifikan untuk diakomodasi dalam waktu yang sangat singkat.
Sehari sebelumnya, Aguirre bahkan menyebut usulan tersebut sebagai keputusan yang sangat merugikan timnya.
Dalam wawancara bersama Radio Formula, ia menggambarkan rencana perubahan jadwal itu sebagai “pukulan telak” terhadap seluruh proses persiapan.
“Semuanya berubah, seluruh rencana ikut berubah, semua pekerjaan yang sudah kami susun ikut terganggu karena enam jam yang sudah diperhitungkan hilang begitu saja,” kata Aguirre.
Pada akhirnya, pandangan Aguirre menjadi salah satu pertimbangan utama sehingga jadwal pertandingan tidak mengalami perubahan.
Di sisi lain, pelatih Inggris Thomas Tuchel mengungkapkan pihaknya juga terus berkomunikasi dengan FIFA selama perjalanan menuju Mexico City.
Saat pesawat mendarat, seluruh persoalan telah selesai dan keputusan mempertahankan jadwal resmi sudah ditetapkan.
“Mungkin justru menjadi waktu yang tepat berada di udara selama tiga setengah jam karena semuanya sudah selesai ketika kami tiba,” ujar Tuchel.
Sebelumnya, Meksiko juga sempat mengalami penundaan pertandingan saat menghadapi Ekuador di fase sebelumnya akibat sambaran petir.
Pengalaman tersebut membuat isu cuaca kembali menjadi perhatian menjelang duel menghadapi Inggris.
Meski demikian, Aguirre memastikan situasi tersebut sama sekali tidak memengaruhi mental skuadnya.
Ia menegaskan seluruh pemain tetap fokus dan siap menghadapi salah satu pertandingan terbesar dalam sejarah sepak bola Meksiko.
“Saya tetap menjadi diri sendiri, bersikap sederhana dan realistis, persoalan ini tidak memengaruhi ruang ganti karena tim kami tetap solid dan semua pemain sangat antusias menjalani pertandingan besar besok,” tegas Aguirre.
Dengan jadwal yang tidak berubah, Meksiko kini hanya tinggal memusatkan perhatian pada duel hidup-mati melawan Inggris.
Pertandingan di Estadio Azteca diprediksi menjadi salah satu laga paling bergengsi pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Duel panas perebutan tiket perempat final Meksiko vs Inggris akan berlangsung Estadio Azteca, Ciudad de México, Senin (6/7/2026) pukul 07.00 WIB.***