PARIS – Presiden Prancis Emmanuel Macron secara terbuka memberikan apresiasi tinggi terhadap sikap diplomatik Presiden Prabowo Subianto.
Macron menilai Presiden Prabowo konsisten dan berani dalam mendukung perjuangan Palestina serta mendorong perdamaian di Timur Tengah.
Pernyataan tersebut disampaikan Macron dalam konferensi pers bersama usai pertemuan bilateral dengan Prabowo di Istana Élysée, Paris, yang menjadi bagian dari agenda diplomasi strategis kedua negara.
“Saya ingin memberikan penghormatan atas peran Anda, persahabatan Anda, serta sikap sangat berani yang Anda ambil tahun lalu demi perdamaian di Timur Tengah, termasuk dukungan Anda terhadap pengakuan Palestina,” ujar Macron di Istana Élysée, Prancis, Kamis (28/5).
Macron menilai posisi Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo menunjukkan komitmen kuat terhadap penyelesaian konflik global melalui pendekatan damai dan penghormatan terhadap kedaulatan negara.
Kesamaan visi antara Indonesia dan Prancis dalam menjaga stabilitas kawasan serta merespons konflik internasional menjadi salah satu poin penting yang mengemuka dalam pertemuan tersebut.
Selain isu Palestina, kedua pemimpin juga membahas dinamika geopolitik di Timur Tengah termasuk situasi di Lebanon yang masih diwarnai konflik berkepanjangan dan krisis kemanusiaan.
“Saya ingin menghormati komitmen Anda, Presiden, komitmen angkatan bersenjata Anda, dan tekad bersama kita untuk terus bekerja demi perdamaian dan kedaulatan Lebanon.”
“Terutama di tengah serangan tanpa pandang bulu yang terus berlangsung di Lebanon Selatan dan telah menyebabkan penderitaan besar serta jutaan pengungsi,” lanjut Macron.
Pujian Macron dinilai sebagai sinyal kuat pengakuan internasional terhadap peran aktif Indonesia dalam diplomasi global, khususnya dalam isu kemanusiaan dan perdamaian dunia.
Dalam kesempatan tersebut, Macron juga menyinggung kedekatan personal dan historis antara Prabowo dengan masyarakat Prancis yang dinilai memiliki hubungan emosional yang positif.
“Anda tahu bahwa Prancis mencintai Anda. Rakyat Prancis telah menunjukkannya kepada Anda pada 14 Juli hampir dua tahun lalu, dan Anda akan selalu diterima di negara ini,” ujar Macron.
Pertemuan ini sekaligus mempertegas hubungan bilateral Indonesia–Prancis yang semakin solid, tidak hanya di sektor pertahanan dan ekonomi, tetapi juga dalam kolaborasi diplomasi kemanusiaan dan penyelesaian konflik global.***


