JAKARTA – Real Madrid akhirnya keluar dari periode negatif setelah menumbangkan Deportivo Alaves dengan skor 2-1 dalam lanjutan La Liga di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (22/4/2026) dini hari WIB.
Kemenangan ini menjadi titik balik penting bagi Los Blancos yang sebelumnya gagal menang dalam empat laga beruntun di semua kompetisi.
Hasil tersebut juga membuat Real Madrid memangkas jarak dengan Barcelona di puncak klasemen menjadi enam poin, menjaga peluang juara tetap terbuka hingga akhir musim.
Pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi sejak awal laga karena Real Madrid sempat tampil di bawah tekanan dan mendapat sorakan dari sebagian pendukungnya sendiri.
Deportivo Alaves justru mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya di menit-menit awal yang membuat publik Bernabeu sempat cemas.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-30 melalui aksi Kylian Mbappé yang memanfaatkan bola pantul hasil defleksi pemain lawan sehingga mengecoh kiper Antonio Sivera.
Gol tersebut menjadi momentum kebangkitan bagi Mbappé yang sebelumnya mengalami paceklik gol di kompetisi liga sejak Februari meski tetap memimpin daftar top skor.
Memasuki babak kedua, Vinícius Júnior menggandakan keunggulan melalui tembakan jarak jauh spektakuler pada menit ke-50.
Gol itu terasa spesial karena Vinícius juga tengah dalam sorotan akibat belum mencetak gol dalam enam pertandingan terakhirnya.
Usai mencetak gol, Vinícius memberikan gestur meminta maaf kepada fans sebagai respons atas kritik yang sempat diarahkan kepadanya sebelum laga.
Pelatih Real Madrid, Álvaro Arbeloa, menegaskan bahwa timnya masih memiliki peluang besar di sisa musim.
“Kami masih memiliki enam pertandingan dan target kami jelas, yaitu memenangkan semuanya tanpa melihat hasil tim lain,” ujar Arbeloa.
Ia juga memberikan pembelaan terhadap performa Vinícius yang dinilai tetap berkontribusi besar bagi tim.
“Vinicius menunjukkan dedikasi luar biasa dan selalu berani mengambil tanggung jawab di lapangan,” kata Arbeloa.
Di sisi lain, Alaves sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Toni Martínez pada masa injury time babak kedua.
Gol telat tersebut membuat suasana stadion kembali tegang dan memicu reaksi beragam dari suporter tuan rumah.
Secara keseluruhan, kemenangan ini menjadi respons positif Real Madrid setelah tersingkir dari Liga Champions oleh Bayern Munchen serta hasil kurang memuaskan di laga domestik sebelumnya.
Namun demikian, masalah konsistensi dan tekanan dari suporter masih menjadi tantangan yang harus segera diatasi oleh skuad ibu kota Spanyol tersebut.
Sementara itu, Alaves masih berada di papan bawah klasemen dan hanya terpaut satu poin dari zona degradasi setelah rentetan hasil buruk dalam beberapa pekan terakhir.
Susunan Pemain
Real Madrid (4-3-3):
Andriy Lunin; Trent Alexander-Arnold, Éder Militão, Dean Huijsen, Álvaro Fernández; Federico Valverde, Aurélien Tchouaméni, Jude Bellingham; Arda Güler, Kylian Mbappé, Vinícius Júnior.
Deportivo Alaves (4-4-2):
Antonio Sivera; Jonny Otto, Facundo Tenaglia, Victor Parada, Youssef Enríquez; Ángel Pérez, Antonio Blanco, Denis Suárez, Jon Guridi; Toni Martínez, Lucas Boyé.***