JAKARTA – Timnas Portugal menghadapi situasi tak biasa selama menjalani pemusatan latihan menjelang Piala Dunia 2026 di Palm Beach Gardens, Florida, Amerika Serikat.
Fokus skuad asuhan Roberto Martinez yang seharusnya tertuju sepenuhnya pada persiapan turnamen justru sempat terganggu oleh kemunculan sejumlah buaya liar di sekitar kompleks latihan mereka.
Kehadiran reptil berukuran besar tersebut memicu kekhawatiran di kalangan pemain karena beberapa ekor buaya terlihat berkeliaran di area dekat lapangan latihan dan jalur pejalan kaki yang berada di sekitar markas tim.
Laporan media setempat menyebutkan sedikitnya empat buaya terpantau berada di kawasan sekitar fasilitas yang digunakan Portugal untuk mempersiapkan diri menghadapi persaingan di Grup K.
Situasi itu membuat sejumlah pemain memilih tetap berada di kamar hotel dan membatasi aktivitas di luar ruangan karena khawatir dengan potensi ancaman satwa liar tersebut.
“Beberapa pemain merasa tidak nyaman setelah melihat langsung keberadaan buaya di sekitar area latihan,” demikian laporan yang beredar dari sumber yang dekat dengan skuad Portugal seperti dikutip Athlon Sports, Senin.
Bagi para pemain yang mayoritas berkarier di Eropa, keberadaan buaya di sekitar pusat latihan menjadi pengalaman yang sangat jarang mereka temui selama menjalani karier profesional.
Media olahraga Portugal, A Bola, sebelumnya juga telah melaporkan adanya tiga buaya yang terlihat di sekitar fasilitas latihan yang berada di tepi danau.
Lokasi markas Portugal memang berdampingan dengan kawasan perairan alami yang menjadi habitat berbagai satwa liar khas Florida, termasuk buaya Amerika.
Meski demikian, fasilitas Gardens North County District Park yang digunakan Portugal tetap dianggap ideal karena memiliki sarana latihan modern yang mendukung persiapan tim menghadapi turnamen terbesar sepak bola dunia.
Portugal bukan satu-satunya peserta yang harus beradaptasi dengan kondisi lingkungan setempat selama berada di Amerika Serikat.
Timnas Swiss juga dilaporkan menerima peringatan khusus karena kamp latihan mereka di San Diego berada di wilayah yang dikenal sebagai habitat ular derik atau rattlesnake.
Pihak penyelenggara bahkan menyediakan peta zona waspada bagi pemain dan staf agar terhindar dari risiko bertemu satwa berbahaya tersebut.
Di tengah gangguan yang tidak terduga itu, Portugal tetap berupaya menjaga fokus untuk menghadapi laga pembuka Grup K.
Cristiano Ronaldo yang kini berusia 41 tahun menjadi pusat perhatian karena berpeluang mencatat sejarah dengan tampil dalam enam putaran final Piala Dunia sepanjang kariernya.
Portugal dijadwalkan memulai perjalanan mereka di Grup K dengan menghadapi Republik Demokratik Kongo pada Kamis (18/6/2026) pukul 00.00 WIB Juni di Houston, Texas.
Setelah itu, Selecao kembali bermain di Houston untuk menghadapi Uzbekistan pada 23 Juni.
Pertandingan terakhir fase grup akan mempertemukan Portugal dengan Kolombia pada 27 Juni di Miami, Florida.
Sepanjang fase grup, skuad Portugal akan bolak-balik dari markas mereka di Palm Beach menuju lokasi pertandingan.
Pihak tim tentu berharap masalah kemunculan buaya di sekitar kompleks latihan dapat segera ditangani sehingga para pemain bisa kembali berlatih dengan tenang saat kembali dari Texas.***