Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur perlintasan menuju Kota Padang. Lima kendaraan, yang terdiri dari dua unit truk dan tiga mobil pribadi, terlibat tabrakan beruntun di kawasan Padang Besi pada Minggu (10/5/2026). Insiden tragis ini merenggut nyawa tiga orang dan menyebabkan empat lainnya mengalami luka serius.
Kronologi dan Evakuasi Korban
Kecelakaan ini melibatkan kendaraan yang tengah melaju dari arah Solok menuju pusat Kota Padang. Benturan keras yang melibatkan kendaraan berat tersebut membuat kondisi di lokasi kejadian tampak mencekam. Pihak kepolisian segera bergerak cepat mengevakuasi para korban ke Semen Padang Hospital (SPH).
“Benar, ada kecelakaan yang melibatkan lima kendaraan. Seluruh korban sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Riwal Maulidinata.
Manager Humas Semen Padang Hospital (SPH), Rizky Febriela, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima total delapan korban dari peristiwa tersebut. Sayangnya, empat di antaranya tidak dapat diselamatkan.
“Korban yang masuk ke SPH ada 8 orang. Rinciannya, 4 orang meninggal dunia, sementara 4 lainnya saat ini masih dalam perawatan intensif karena mengalami luka-luka,” jelas Rizky.
Hingga siang hari, pihak kepolisian masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan karambol ini. Polisi belum bisa memastikan apakah insiden ini dipicu oleh rem blong, faktor cuaca, atau kelalaian pengemudi.
Akibat proses evakuasi kendaraan yang cukup sulit dan olah TKP, arus lalu lintas di kawasan Padang Besi mengalami kepadatan panjang. Petugas di lapangan terpaksa menerapkan sistem buka-tutup jalan untuk mengurai kemacetan. Pengendara yang hendak melintasi jalur Solok-Padang diimbau untuk tetap waspada dan bersabar menunggu proses pembersihan jalur selesai.