PAMEKASAN — Taretan Dhibi’ (sebutan penggemar Madura United) meriahkan Hari Santri meski tim kebanggaannya harus menelan kekalahan tipis dari Persija Jakarta, di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Jumat (24/10/2025), tetap bergelora oleh semangat Hari Santri yang dirayakan para penggemar Madura United.
Ribuan suporter yang dikenal sebagai Taretan Dhibi’ memadati tribun dengan busana khas santri—sarung dan peci—menjadikan laga kandang melawan tim berjuluk Macan Kemayoran itu sebagai panggung kebersamaan dan kebanggaan.
Madura United, yang dijuluki Sapeh Kerrab, harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor akhir 0-1. Namun, kekalahan tersebut tak menyurutkan semangat para pendukung yang menjadikan pertandingan sebagai bagian dari perayaan identitas dan tradisi.
Lewat unggahan akun Instagram resmi klub, @maduraunited.fc, manajemen menyampaikan apresiasi atas partisipasi suporter dalam momen spesial tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh suporter yang telah berpartisipasi dalam momen Hari Santri. Kebersamaan dan semangat kalian menjadi bagian dari makna perjuangan hari ini. 🙏❤️,” tulis akun @maduraunited.fc.
Meski hasil di lapangan tak berpihak, suasana di tribun membuktikan bahwa sepak bola bukan sekadar soal skor, melainkan juga soal solidaritas dan perayaan budaya.