JAKARTA — Telkomsel memastikan kualitas jaringan tetap terjaga selama periode Ramadan dan Idulfitri 1447 H (RAFI 2026), seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas digital di berbagai wilayah. Dengan penguatan infrastruktur dan pemantauan berbasis teknologi, layanan dinyatakan tetap andal tanpa gangguan berarti.
Perusahaan mencatat pergerakan pelanggan antarwilayah mencapai puncaknya pada H+1 Idulfitri dengan total 10,9 juta pelanggan. Arus terbesar mengarah ke wilayah Jawa Tengah–DI Yogyakarta sebanyak 2,15 juta pelanggan, disusul Jawa Barat 883 ribu dan Jawa Timur 602 ribu.
Lonjakan mobilitas tersebut turut mendorong peningkatan trafik data secara signifikan. Payload puncak tercatat mencapai 70,4 petabyte, naik 13,4 persen dibanding hari normal dan meningkat 4,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi ini mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat akan komunikasi, hiburan, dan aktivitas daring selama momen Lebaran.
Dari sisi wilayah, pertumbuhan trafik tertinggi terjadi di Jawa Tengah–DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara dengan kenaikan 24,18 persen. Wilayah Sumatra menyusul dengan 17,56 persen, sementara kawasan Papua, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan tumbuh 10,4 persen. Adapun Jakarta, Banten, dan Jawa Barat mencatat peningkatan sebesar 2,21 persen.
Secara nasional, penggunaan aplikasi digital didominasi oleh platform seperti TikTok, Facebook, WhatsApp, YouTube, dan Instagram. WhatsApp menjadi aplikasi dengan pertumbuhan tertinggi, meningkat 41,79 persen dibanding hari biasa, menegaskan perannya sebagai sarana utama komunikasi dan silaturahmi digital.
Di sisi lain, kategori online gaming menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan trafik dengan kenaikan 48,20 persen. Peningkatan ini didorong oleh tingginya aktivitas pada gim seperti Roblox, Mobile Legends, dan Free Fire. Layanan komunikasi digital juga mengalami kenaikan signifikan sebesar 34,19 persen, diikuti media sosial 16,28 persen, video streaming 12,23 persen, dan e-commerce 3,01 persen.
Untuk mengantisipasi lonjakan trafik, Telkomsel memperkuat 495 titik prioritas yang mencakup jalur mudik, simpul transportasi, kawasan wisata, permukiman, serta pusat keramaian. Penentuan titik tersebut dilakukan melalui analitik dan pemodelan Machine Learning serta didukung teknologi Autonomous Network berbasis kecerdasan buatan.
Selama periode RAFI 2026, sekitar 94,4 persen gangguan jaringan di titik prioritas berhasil ditangani tepat waktu, dengan tingkat ketersediaan layanan mencapai 99,7 persen. Hal ini memungkinkan kualitas jaringan tetap stabil meskipun terjadi lonjakan trafik di sejumlah daerah tujuan mudik seperti Pandeglang, Magetan, Kuningan, Kebumen, dan Wonogiri.
Kondisi serupa juga terlihat di destinasi wisata populer seperti kawasan Puncak dan Kota Batu yang mencatatkan trafik data tinggi masing-masing lebih dari 34,5 TB dan 22,8 TB.
VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menyatakan, “Ramadan dan Idulfitri adalah momen yang sangat personal bagi banyak orang, mulai dari momen untuk beribadah, mudik, hingga menjaga kedekatan dengan keluarga dan kerabat. Karena itu, Telkomsel telah berupaya menyiapkan jaringan sebaik mungkin sebagai bagian dari komitmen Melayani Sepenuh Hati, agar pelanggan bisa menjalani rangkaian Ramadan hingga Lebaran dengan sepenuh hati. Kami terus memantau performa layanan dan melakukan penguatan di titik-titik prioritas, supaya koneksi tetap stabil ketika dibutuhkan, baik untuk silaturahmi, perjalanan, maupun aktivitas digital sehari-hari.”