Max Verstappen dipastikan akan memulai balapan Formula 1 Grand Prix Sao Paulo 2025 dari pit lane setelah menjalani sesi kualifikasi yang mengecewakan di Sirkuit Interlagos.
Pembalap asal Belanda itu hanya mampu finis di posisi ke-16 pada babak kualifikasi — menjadi kegagalan Q1 pertamanya sejak GP Rusia 2021. Verstappen mengeluhkan kurangnya grip sepanjang sesi, membuatnya kesulitan mengendalikan mobil Red Bull-nya di lintasan yang menantang tersebut.
Dalam upaya menyelamatkan akhir pekannya, tim Red Bull memutuskan untuk mengeluarkan mobil Verstappen dari parc fermé, yang berarti mereka dapat melakukan perubahan besar pada setelan mobil. Keputusan ini membuat Verstappen harus memulai balapan dari pit lane, namun sekaligus membuka peluang bagi tim untuk melakukan optimalisasi performa secara maksimal.
Selain itu, Red Bull juga memasang mesin Honda baru di mobil Verstappen — langkah strategis yang akan memberinya tenaga segar untuk empat seri terakhir musim ini.
Meski masih memiliki peluang matematis untuk mempertahankan gelar juara dunia, Verstappen kini tertinggal 39 poin dari Lando Norris, yang akan memulai balapan dari posisi terdepan setelah tampil dominan sepanjang akhir pekan. Norris bahkan memenangkan sprint race dan merebut pole position untuk grand prix utama, di depan Kimi Antonelli yang tampil impresif di posisi kedua.
Verstappen mengaku frustrasi dengan performa mobilnya, menyebut bahwa ia tidak bisa mendorong mobil hingga batas maksimal.
“Mobil terasa benar-benar buruk,” ujar Verstappen. “Saya tidak bisa menekan sama sekali; mobil seperti melayang di setiap tikungan. Saya harus mengemudi jauh di bawah batas agar tetap di jalur, tapi jelas itu tidak efektif. Kami harus menganalisis apa yang sebenarnya terjadi, karena sejauh ini saya benar-benar tidak mengerti kenapa performanya seburuk ini.”
Kini, Red Bull dihadapkan pada tantangan berat untuk mengembalikan performa terbaik sang juara bertahan di sisa musim — sementara Norris tampak semakin dekat dengan peluang besar meraih gelar perdananya di Formula 1.