JAKARTA – Iran mengingatkan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengenai potensi kerusakan besar jika terjadi serangan terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bushehr.
Peringatan itu disampaikan juru bicara pemerintah, Fatemeh Mohajerani, sebagaimana dilansir Sputnik, Selasa (14/4/2026).
“Kawasan Teluk Persia akan mengalami kerusakan serius. Bagaimanapun, [penembakan Bushehr] adalah salah satu isu yang mulai diangkat Iran kepada organisasi internasional, termasuk IAEA,” ujar Mohajerani.