JAKARTA – Bayern Munich harus mengakhiri langkah mereka di Liga Champions setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Paris Saint-Germain yang memastikan kemenangan agregat 6-5 bagi wakil Prancis tersebut.
Hasil ini memupus harapan raksasa Bundesliga untuk melangkah lebih jauh meski sempat menunjukkan perlawanan sengit sepanjang dua leg pertandingan.
Sorotan tajam justru datang dari bek Bayern, Josip Stanisic, yang secara terbuka mengkritik kinerja wasit Joao Pinheiro usai laga berlangsung.
Stanisic mengaku kebingungan dengan sejumlah keputusan yang diambil sang pengadil lapangan selama pertandingan krusial tersebut.
“Sejujurnya, saya tidak memahami apa yang dia lakukan di lapangan,” ujar Stanisic dalam pernyataannya yang dikutip dari SB Nations.
Ia menilai wasit terlihat tidak sepenuhnya mengendalikan jalannya pertandingan, meski enggan menjadikannya sebagai alasan utama kegagalan timnya.
“Menurut saya dia juga sedikit kewalahan, tetapi pada akhirnya wasit bukan penyebab kami gagal menang,” lanjut pemain internasional Kroasia itu.
Stanišić menegaskan bahwa Bayern Munich memang tidak tampil pada level terbaik sehingga tidak pantas melaju ke babak berikutnya.
“Faktanya kami tidak cukup baik untuk lolos, pelatih mengatakan kami sudah dekat, tetapi memang belum waktunya,” katanya.
Ia menutup dengan menegaskan ambisi Bayern yang tetap sama untuk musim berikutnya, yakni kembali memburu trofi Liga Champions.
Secara keseluruhan, performa PSG dinilai lebih efektif dan konsisten sehingga layak mengamankan tiket kelolosan dari duel ketat ini.***