Babak baru dari tragedi berdarah sesama warga negara asing (WNA) di pusat hiburan Jakarta Selatan memasuki fase krusial. Selebgram kondang asal Brunei Darussalam, Mohamad Irman Ali alias Woodyrman (33), kini resmi menyandang status tersangka dan dijebloskan ke dalam sel tahanan Mapolda Metro Jaya setelah terbukti menganiaya teman senegaranya hingga tewas.
Kepastian hukum tersebut dikonfirmasi langsung oleh pihak kepolisian setelah melakukan serangkaian pemeriksaan intensif pascapenangkapan sang selebgram di tempat persembunyiannya.
“Yang bersangkutan sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan di rutan Mapolda Metro Jaya,” tegas Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Dimitri Mahendra, saat dihubungi Rabu (27/5/2026).
Kompol Dimitri menambahkan, atas tindakan brutalnya di tanah rantau, Woodyrman dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 466 ayat 3 dan/atau Pasal 468 ayat 2 KUHP Baru tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.
Niat Berdarah yang Tersimpan di Balik Kantong Kertas
Seiring dengan ditahannya Woodyrman, tabir di balik motif dan kronologi pembunuhan berdarah di area Blok M Hub pada Rabu dini hari (6/5/2026) lalu mulai terkuak secara benderang. Polisi menemukan indikasi bahwa pelaku diduga kuat sudah mempersiapkan senjata sebelum menemui korban, MHF (30).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, membeberkan rekaman visual serta saksi di lapangan yang menggambarkan detik-detik mencekam sebelum korban dihantam hingga terkapar.
“Sekitar pukul 03.28 WIB dini hari, tersangka Woodyrman tiba di lokasi kejadian bersama sejumlah rekannya mengendarai mobil. Begitu turun dari kendaraan, tersangka kedapatan menenteng sebuah paper bag berwarna hitam yang diduga kuat sudah berisi botol kaca. Ia kemudian melangkah cepat menghampiri korban,” ungkap Kombes Budi Hermanto.
Pertemuan di area pintu masuk Blok M Hub itu langsung meledak menjadi adu argumentasi yang panas. Rekaman video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan korban dan pelaku saling adu mulut dengan tensi tinggi. Meski beberapa orang di lokasi sempat berupaya melerai dan menenangkan situasi, amarah Woodyrman sudah tidak terbendung.
Dalam hitungan detik, selebgram tersebut langsung mengeluarkan botol kaca dari dalam kantong hitamnya dan melayangkannya dengan keras ke arah tubuh korban. Hantaman telak itu membuat MHF ambruk seketika di aspal dan kehilangan kesadaran. Tragis, setelah berjuang melawan masa kritis selama 10 hari di rumah sakit, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia.