JAKARTA – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada 6-7 Juni 2026. Kebijakan ini diterapkan secara situasional untuk saling mendukung kelancaran kegiatan yang berlangsung di area Senayan pada Sabtu dan Minggu.
Masyarakat yang hendak menghadiri acara diimbau menggunakan transportasi umum agar terhindar dari kepadatan. Dishub memastikan layanan publik seperti bus Transjakarta tetap beroperasi normal.
Berdasarkan pengumuman resmi pada unggahan Instagram @dishubdkijakarta, Jumat (5/6/2026), sejumlah rute alternatif telah disiapkan bagi pengendara dari berbagai arah, mulai dari Blok M, Tanah Abang, Slipi, hingga Tebet. Petugas meminta masyarakat mengikuti arahan lalu lintas agar tidak terjebak kemacetan.
Selain itu, pemerintah juga menyarankan penggunaan MRT Jakarta dan Commuter Line. Untuk Transjakarta, halte yang dapat digunakan antara lain Halte Senayan Bank Jakarta dan Halte Gelora Bung Karno 2. Sementara pengguna MRT rute Lebak Bulus–Bundaran HI dapat turun di Stasiun Istora Mandiri yang beroperasi pukul 05.00–24.00 WIB.
Bagi pengunjung yang tetap menggunakan kendaraan pribadi, pihak pengelola GBK telah menyiapkan kantong parkir resmi dengan kapasitas ribuan kendaraan. Lokasi parkir terbesar berada di Istora dengan daya tampung 257 mobil dan 1.000 motor, disusul Elevated, Lapangan ABC, Plaza Tenggara, Plaza Selatan, Masjid Albina, serta area tambahan di Akuatik, Lapangan Softball, dan Stadion Madya.