JAKARTA – Real Madrid kembali menjadi sorotan menjelang pemilihan presiden klub yang akan digelar dalam waktu dekat, setelah Florentino Perez dikabarkan menyiapkan langkah besar untuk memperkuat skuad Los Blancos.
Presiden Real Madrid tersebut disebut telah menjanjikan kedatangan gelandang elite Paris Saint-Germain, Vitinha, kepada Jose Mourinho yang diyakini akan kembali menukangi raksasa Spanyol itu.
Tidak hanya membidik pemain tengah bernilai fantastis, Real Madrid juga mulai bergerak mencari tambahan kekuatan di sektor pertahanan dengan memantau bek Arsenal, Riccardo Calafiori.
Perez Siapkan Transfer Rp2,1 Triliun untuk Vitinha
Menurut laporan media Portugal, seperti dilansir TEAMtalk, Jumat (5/6/2026), Perez menjadikan perekrutan Vitinha sebagai proyek ambisius yang dapat meningkatkan peluangnya mempertahankan kursi presiden Real Madrid.
Nilai klausul pelepasan Vitinha disebut mencapai 115 juta euro atau sekitar Rp2,16 triliun dengan kurs Rp18.800 per euro.
Angka tersebut menunjukkan betapa seriusnya Real Madrid dalam upaya mendatangkan salah satu gelandang terbaik dunia saat ini.
Vitinha tampil luar biasa dalam beberapa musim terakhir bersama PSG dan berkembang menjadi sosok penting di lini tengah klub asal Prancis tersebut.
Pemain asal Portugal itu bahkan berhasil menembus tiga besar peraih suara Ballon d’Or 2025 dan menjadi gelandang dengan peringkat tertinggi dalam penghargaan individu paling prestisius di dunia sepak bola.
Performa konsisten Vitinha juga membantu PSG mendominasi kompetisi domestik dan bersaing di level tertinggi Eropa.
Perez diyakini melihat Vitinha sebagai figur ideal untuk membangun kembali dominasi Real Madrid di La Liga maupun Liga Champions pada era baru Mourinho.
Seorang pengamat sepak bola Spanyol, Pacojó Delgado, menilai transfer tersebut dapat menjadi pukulan telak bagi para rival Perez dalam pemilihan presiden klub.
“Jika Florentino berhasil mengumumkan perekrutan Vitinha, itu bisa menjadi pukulan penentu bahkan sebelum pemungutan suara dimulai.”
Mourinho Ingin Bangun Tim Baru yang Lebih Kompetitif
Kembalinya Mourinho ke Santiago Bernabeu diyakini akan membawa perubahan besar dalam struktur tim.
Pelatih asal Portugal tersebut disebut membutuhkan dukungan penuh dari manajemen agar mampu membawa Real Madrid kembali menjadi kekuatan dominan di Eropa.
Kehadiran Vitinha dinilai akan menjadi fondasi utama dalam proyek pembangunan skuad baru yang lebih kompetitif dan seimbang.
Selain memiliki visi bermain yang luar biasa, Vitinha juga dikenal mampu mengatur tempo permainan, membantu pertahanan, sekaligus menjadi penghubung efektif antara lini tengah dan lini depan.
Calafiori Jadi Target Baru di Lini Belakang
Di sektor pertahanan, Real Madrid tidak berhenti berburu pemain.
Pakar transfer Fabrizio Romano mengungkapkan bahwa klub ibu kota Spanyol itu mulai menjalin komunikasi awal terkait kemungkinan merekrut bek Arsenal, Riccardo Calafiori.
Pemain tim nasional Italia tersebut dianggap memiliki fleksibilitas tinggi karena mampu bermain sebagai bek tengah maupun bek kiri.
Kemampuan tersebut sangat sesuai dengan kebutuhan Mourinho yang ingin menambah opsi berkualitas di lini belakang.
Real Madrid saat ini masih memiliki Ferland Mendy di posisi bek kiri, namun masalah cedera yang berulang membuat klub mempertimbangkan alternatif jangka panjang.
Calafiori dinilai sebagai salah satu profil yang paling cocok untuk mengisi kebutuhan tersebut.
“Beberapa pekan lalu telah terjadi kontak dengan pihak yang dekat dengan Calafiori untuk meminta informasi mengenai situasinya,” ungkap Fabrizio Romano.
Meski demikian, Arsenal diperkirakan tidak akan melepas pemain berusia muda itu dengan mudah karena masih menjadi bagian penting dalam proyek tim London Utara tersebut.
Real Madrid Terus Pantau Situasi Bek Elite Eropa
Selain Calafiori, Real Madrid juga dikaitkan dengan sejumlah nama lain untuk memperkuat pertahanan.
Klub tersebut disebut berencana mendatangkan Ibrahima Konate setelah kontraknya bersama Liverpool berakhir.
Nama bek sayap Inter Milan, Denzel Dumfries, juga masuk dalam daftar pemain yang dipertimbangkan.
Namun peluang merekrut Josko Gvardiol dinilai sangat kecil karena Manchester City masih menganggap pemain Kroasia itu sebagai aset penting klub.
Kontroversi Haaland Picu Reaksi Manchester City
Di tengah panasnya persaingan pemilihan presiden Real Madrid, muncul kontroversi yang melibatkan Erling Haaland.
Lawan Perez dalam pemilihan presiden, Riquelme, sempat memamerkan jersey Real Madrid bertuliskan nama Haaland sebagai bagian dari kampanye politiknya.
Ia bahkan menjanjikan akan mendatangkan Haaland dan Rodri apabila berhasil memenangkan pemilihan.
Riquelme mengklaim bahwa Haaland memiliki keinginan bergabung dengan Real Madrid dan dapat direkrut melalui klausul tertentu.
Pernyataan tersebut langsung memicu respons keras dari Manchester City.
Klub juara Inggris itu membantah seluruh klaim yang beredar dan menegaskan tidak ada klausul kontrak yang memungkinkan Haaland meninggalkan Etihad Stadium dalam situasi yang disebutkan.
Manchester City bahkan dikabarkan sedang mempertimbangkan langkah hukum terkait penggunaan nama dan citra pemain mereka dalam konteks kampanye tersebut.
Sikap tegas klub menunjukkan bahwa spekulasi mengenai kepindahan Haaland ke Real Madrid saat ini masih jauh dari kenyataan.
Perebutan Kekuasaan dan Transfer Besar
Menjelang pemilihan presiden, Real Madrid menghadapi momen penting yang berpotensi menentukan arah klub dalam beberapa tahun ke depan.
Perez tampaknya ingin menggabungkan kekuatan politik dan strategi transfer untuk mempertahankan posisinya sekaligus memperkuat skuad.
Jika transfer Vitinha benar-benar terwujud, Real Madrid tidak hanya mendapatkan salah satu gelandang terbaik dunia, tetapi juga mengirim pesan kuat kepada rival-rival mereka bahwa proyek era Mourinho siap dimulai dengan gebrakan besar.***