JAKARTA – Sebuah insiden penembakan terjadi di hotel Hilton, kawasan Côte-des-Neiges, Monttreal, Kanada, Senin (22/6/2026) waktu setempat. Seorang pria bersenjata senapan panjang menewaskan seorang polisi sebelum akhirnya ditembak mati oleh aparat. Seorang warga sipil juga dilaporkan tewas, tapi belum jelas siapa yang melepaskan tembakan tersebut.
Kepala Kepolisian Montreal, Fady Dagher, menyebut korban polisi adalah Mohamed Lamine Benredouan (34), yang telah bertugas sejak 2021. Dagher menegaskan ini adalah kali pertama dalam 24 tahun seorang polisi Montreal tewas saat menjalankan tugas. “Ini hari yang sangat, sangat menyedihkan. Ini mimpi buruk,” ujarnya, dilansir The Guardian, Selasa (23/6/2026).
Seorang polisi lain mengalami luka serius namun dalam kondisi stabil. Penembakan bermula ketika layanan darurat menerima laporan pukul 11.35 pagi tentang seseorang yang mengacungkan senjata dari jendela hotel. Saat polisi tiba, mereka langsung menjadi sasaran tembakan. Rekaman video memperlihatkan pelaku mengenakan jaket zaitun dan celana kargo, sempat menyesuaikan senjatanya sebelum akhirnya dilumpuhkan.
Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, mengaku “terkejut” atas kekerasan tersebut. Sementara Perdana Menteri Quebec, Christine Frechette, meminta publik menghindari spekulasi terkait motif pelaku. Polisi menegaskan insiden ini bukan serangan teroris, meski unit intelijen RCMP sempat mengeluarkan peringatan adanya dokumen yang menyerukan kekerasan terhadap aparat.
Area sekitar hotel sempat ditutup total sebelum akhirnya dibuka kembali pada Senin sore. Pemerintah Quebec menyatakan investigasi masih berlangsung oleh lembaga pengawas kepolisian independen.