QUANZHOU, CHINA – Tim sepatu roda Indonesia mencatatkan hasil membanggakan pada ajang Belt and Road China-ASEAN Speed Roller Skating Championships 2026. Berlaga di Dehua County, Kota Quanzhou, Provinsi Fujian, China, pada 7-9 Agustus 2026, kontingen Merah Putih berhasil mengumpulkan 19 medali.

Perolehan tersebut terdiri atas 14 medali emas, empat perak, dan satu perunggu. Hasil ini menunjukkan kemampuan atlet sepatu roda Indonesia untuk bersaing di tingkat internasional, sekaligus menjadi catatan positif bagi perkembangan olahraga sepatu roda nasional.
Kejuaraan tersebut berlangsung selama tiga hari dan mempertandingkan berbagai nomor speed roller skating. Perlombaan digelar di lintasan sepatu roda Dehua County Teacher Training School Affiliated Primary School. Sejumlah atlet Indonesia dari kategori senior dan junior mampu menunjukkan performa konsisten sepanjang kompetisi.
Athaya Rizky Prasetya Borong Emas
Salah satu atlet yang menjadi sorotan adalah M. Athaya Rizky Prasetya. Atlet putra tersebut berhasil mengamankan tiga medali emas pada kategori Senior Men.
Tiga emas Athaya diperoleh dari nomor 200 meter, 500m+D, dan 1.000 meter. Ia juga memperkuat tim relay putra bersama Fatahilah Rajawali CP dan Lalu Dafa Maulana. Trio tersebut berhasil membawa Indonesia meraih emas pada nomor Senior Men Relay.
Kontribusi Fatahilah juga cukup besar. Selain meraih emas pada nomor Senior Men 10.000 meter elimination, ia mencatatkan dua medali perak dari nomor 5.000 meter points dan 1.000 meter.
Dari sektor senior putri, Disna Ayu Luhutia tampil impresif dengan menyapu tiga medali emas. Ia menjadi yang terbaik pada nomor 500m+D, 1.000 meter, serta 5.000 meter points.
Atlet Junior Ikut Sumbang Medali
Prestasi Indonesia tidak hanya datang dari kategori senior. Para atlet junior juga memberikan kontribusi penting terhadap total perolehan medali.
Devina Dwi Aprilia berhasil mendapatkan dua emas setelah menjadi juara pada nomor Junior Women 5.000 meter points dan 1.000 meter. Sementara itu, Nafeeza Lamarch D N mengoleksi dua emas dari nomor Junior Women 200 meter dan 500 meter.
Nafeeza juga menambah satu medali perunggu setelah finis di posisi ketiga nomor Junior Women 1.000 meter. Dengan demikian, ia menjadi salah satu atlet junior Indonesia yang mampu mengoleksi lebih dari satu medali dalam kejuaraan tersebut.
Di kategori Junior Men, Dafian Putra Purnama turut mempersembahkan dua medali emas. Keduanya diraih melalui nomor 5.000 meter points dan 1.000 meter.
Sementara itu, Lalu Dafa Maulana menutup penampilannya dengan tiga medali. Selain emas dari nomor relay putra, ia memperoleh dua perak melalui nomor Senior Men 200 meter dan 500m+D.
Jadi Modal Positif untuk Sepatu Roda Indonesia
Raihan 19 medali di China-ASEAN 2026 memperlihatkan bahwa Indonesia memiliki kekuatan yang cukup merata, baik pada sektor senior maupun junior. Dominasi medali emas juga menjadi salah satu indikator positif dari penampilan kontingen Merah Putih dalam kompetisi tersebut.
Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PB Porserosi) turut memberikan apresiasi atas pencapaian para atlet. Melalui unggahan di media sosial pada 9 Agustus 2026, organisasi tersebut mendorong para atlet untuk terus mengejar prestasi dan membawa nama Indonesia di berbagai kompetisi berikutnya.
Dengan hasil tersebut, kiprah Indonesia di Belt and Road China-ASEAN Speed Roller Skating Championships 2026 menjadi salah satu catatan positif bagi cabang olahraga sepatu roda. Perpaduan prestasi atlet senior dan junior juga memberikan gambaran bahwa regenerasi atlet terus berjalan dan memiliki potensi untuk dikembangkan pada ajang internasional mendatang.
Sebanyak 19 medali yang dibawa pulang dari China bukan sekadar angka dalam daftar perolehan prestasi. Hasil itu menjadi bukti kerja keras para atlet di lintasan sekaligus motivasi untuk meningkatkan kemampuan menghadapi persaingan yang semakin ketat di level internasional. (ACH)


