JAKARTA – Denzel Dumfries kembali menuai kritik karena penampilannya bersama Real Madrid dinilai belum memenuhi standar pemain utama klub raksasa Spanyol tersebut.
Bek kanan itu dianggap belum mampu menunjukkan konsistensi, terutama ketika menghadapi Roma, sehingga posisinya di susunan inti mulai dipertanyakan.
Berbeda dengan penampilannya bersama tim nasional Belanda yang sempat terlihat menjanjikan, Dumfries justru kesulitan memberikan kontribusi maksimal di level klub.
Permainannya dinilai kurang agresif saat menguasai bola, minim pengaruh dalam membangun serangan, serta belum meyakinkan ketika menjalankan tugas bertahan.
Trent Alexander-Arnold Dinilai Lebih Layak Menjadi Starter
Mengutip laporan The Real Champs, Jumat (16/10/2026), situasi tersebut membuat keputusan Jose Mourinho yang terus mengandalkan Dumfries sebagai starter semakin banyak dipertanyakan.
Trent Alexander-Arnold justru dinilai memiliki kualitas lebih baik, meski kesempatan bermainnya bersama Real Madrid masih sangat terbatas pada musim ini.
Dalam urusan menyerang, Trent memiliki keunggulan melalui kemampuan mengirim umpan jarak jauh, membangun peluang, dan membantu tim mengembangkan permainan dari sisi kanan.
Kontribusi defensifnya memang belum sempurna, tetapi penampilannya dinilai lebih meyakinkan dibandingkan Dumfries sepanjang musim berdasarkan penilaian dalam artikel sumber.
Dumfries juga dianggap terlalu sering kalah dalam duel, sehingga kontribusinya ketika menghadapi tekanan lawan belum memberikan rasa aman bagi lini belakang Madrid.
Peran Mourinho Ikut Disorot
Perbedaan performa Dumfries di klub dan tim nasional memunculkan pertanyaan mengenai pendekatan taktik yang diterapkan Mourinho kepadanya.
Dalam skema bersama tim nasional Belanda di bawah arahan Xavi, Dumfries disebut mampu memperlihatkan permainan yang lebih efektif dibandingkan saat membela klub.
Namun, persoalan tersebut dinilai tidak sepenuhnya menjelaskan kelemahannya ketika bertahan, sektor yang semestinya menjadi salah satu kekuatan utama sang pemain.
Kondisi ini membuat Mourinho didesak mengevaluasi kembali pilihan pemain di posisi bek kanan sebelum performa tim semakin terdampak.
Valverde Bisa Menjadi Alternatif
Selain Trent, Federico Valverde juga dinilai dapat menjadi pilihan ketika Madrid membutuhkan kontribusi berbeda di sektor kanan.
Trent dianggap lebih cocok untuk meningkatkan penguasaan bola dan kreativitas serangan, sedangkan Valverde dapat memberikan energi serta membantu menutup ruang ketika tim berada di bawah tekanan.
Dengan pilihan tersebut, Mourinho dinilai memiliki alternatif yang lebih masuk akal ketimbang terus mempertahankan Dumfries sebagai pemain utama tanpa mempertimbangkan performa terkini.
Reputasi Masa Lalu Tak Cukup
Dumfries pernah memperlihatkan kualitas menjanjikan ketika memperkuat Inter Milan beberapa musim sebelumnya, tetapi reputasi masa lalu tidak otomatis menjamin tempat di tim utama Madrid.
Untuk klub sebesar Real Madrid, setiap pemain dituntut memberikan kontribusi nyata, baik dalam membangun serangan maupun menjaga kestabilan pertahanan.
Jika tidak segera memperbaiki penampilannya, Dumfries berisiko kehilangan kepercayaan pelatih dan semakin sulit bersaing dengan pemain lain di posisinya.
Mourinho kini menghadapi pilihan penting, yakni tetap mempertahankan Dumfries atau memberikan kesempatan lebih besar kepada Trent dan Valverde berdasarkan kebutuhan tim serta performa pemain.***