JAKARTA – Minnesota Timberwolves membutuhkan kontribusi Terrence Shannon Jr. untuk menjaga kekuatan serangan setelah Anthony Edwards menjalani operasi lutut kanan dan diperkirakan absen hingga dua bulan.
Shannon memiliki keunggulan dalam menembus pertahanan lawan dan memancing pelanggaran yang menghasilkan lemparan bebas.
Berdasarkan data Databallr, seperti dikutip Dunking with Wolves, Jumat (30/10/2026), ia berada di persentil ke-98 untuk percobaan lemparan bebas per 100 penguasaan bola, meningkat dari persentil ke-92 musim lalu.
Kemampuannya terlihat dalam pertandingan pertama tanpa Edwards ketika Shannon memperoleh 10 kesempatan lemparan bebas dan menyumbangkan 19 poin.
Meski hanya memasukkan 5 dari 13 tembakan, kontribusinya membantu Minnesota mengejar ketertinggalan sebelum kalah 114-119 dari Golden State Warriors.
Sepanjang awal musim, Shannon mencatat rata-rata 14,2 poin, 3,8 rebound, dan 2,4 assist per pertandingan.
Kecepatan, kekuatan fisik, serta keberaniannya menyerang area dekat ring membuat Shannon menjadi alternatif penting dalam menciptakan peluang.
Absennya Edwards berpotensi mengurangi produktivitas Minnesota dan membuat serangan mereka lebih bergantung pada tembakan tiga angka.
Karena itu, kemampuan Shannon menghasilkan poin melalui penetrasi dan lemparan bebas akan menjadi senjata penting bagi Timberwolves.
Perannya kini semakin besar, bukan sekadar sebagai pemain cadangan, melainkan salah satu kreator serangan yang diharapkan menjaga Minnesota tetap kompetitif selama Edwards menjalani pemulihan.***