JAKARTA – Signal Iduna Park bersiap menjadi saksi ujian terbesar Borussia Dortmund musim ini saat menjamu Barcelona dalam leg kedua perempat final Liga Champions 2024/2025 pada Rabu dini hari, 16 April 2025 pukul 02.00 WIB.
Misi mereka berat: membalikkan ketertinggalan agregat 0-4 dari raksasa Catalan. Dukungan suporter tak diragukan, namun apakah cukup untuk menyalakan keajaiban?
Kubu Dortmund membawa semangat tinggi meski dihantui rekor buruk kontra Barcelona, di mana mereka belum sekalipun menang dalam enam pertemuan terakhir.
Musim ini, skuad asuhan Niko Kovac hanya mampu bermain imbang lawan Bayern Munchen dan sebelumnya takluk dari Blaugrana, menambah tekanan menjelang leg penentuan.
Sebaliknya, Barcelona tampil dominan sepanjang 2025 tanpa kekalahan. Tiga kemenangan atas klub-klub Jerman musim ini memperkuat posisi mereka sebagai favorit juara.
Hansi Flick hanya perlu menjaga ritme permainan timnya untuk mengamankan tiket semifinal dan menunggu hasil duel Inter Milan vs Bayern Munchen.
Ulasan Taktikal dan Psikologis:
Pelatih Niko Kovac tak ingin menyerah tanpa perlawanan. Ia menyuntikkan optimisme lewat referensi laga legendaris Liverpool vs Barcelona 2019.
“Keajaiban bisa terjadi. Kita ingat pertandingan Liverpool (melawan Barcelona)… Namun, itu dulu dan sekarang kita di musim 2024/2025,” ujarnya, menyiratkan keyakinan bahwa timnya bisa tampil beda.
Namun realita berbicara lain. Dortmund hanya menang tiga kali dari 12 laga kandang terakhir. Tekanan besar kini ada pada lini belakang mereka yang harus menghentikan ancaman Lewandowski dan Lamine Yamal yang tampil eksplosif musim ini.
Barcelona sendiri hanya butuh hasil imbang atau bahkan kekalahan tipis untuk tetap melaju. Stabilitas lini tengah yang dikomandoi oleh Pedri dan ketajaman serangan balik jadi senjata mematikan mereka. Blaugrana hanya perlu bermain disiplin, menghindari kartu dan cedera, agar tidak kehilangan momentum menuju babak empat besar.
Jadwal dan Lokasi Pertandingan:
* Rabu, 16 April 2025
* Pukul 02.00 WIB
* Signal Iduna Park, Dortmund
* Borussia Dortmund vs Barcelona
Prediksi Susunan Pemain
Borussia Dortmund dan Barcelona bakal menurunkan kekuatan terbaiknya dalam laga hidup-mati di leg kedua perempat final Liga Champions 2024/2025.
Kedua tim diprediksi akan tampil dengan formasi ofensif, namun tetap berhati-hati mengingat tensi pertandingan yang tinggi. Berikut prediksi line-up kedua tim:
Borussia Dortmund (Formasi Prediksi: 4-3-3)
Pelatih: Niko Kovac
Kiper:
Gregor Kobel (GK) – Tetap jadi andalan utama di bawah mistar, performa apiknya sangat krusial dalam menahan gempuran Barcelona.
Lini Belakang:
25. Niklas Süle – Tangguh dalam duel udara, akan jadi tembok utama.
3. Waldemar Anton – Kecepatannya dibutuhkan untuk mengantisipasi serangan balik cepat.
5. Ramy Bensebaini – Dikenal agresif dalam duel satu lawan satu.
26. Julian Ryerson – Siap naik-turun mengawal sisi kanan pertahanan.
Gelandang:
8. Felix Nmecha – Diharapkan bisa menjadi penghubung lini tengah ke depan.
13. Pascal Groß – Jadi jenderal permainan dan pengatur tempo.
17. Carney Chukwuemeka – Kreativitas dan keberanian eksekusi jadi senjata utama.
Penyerang:
24. Daniel Svensson – Mengandalkan kecepatan di sisi sayap.
9. Serhou Guirassy – Ujung tombak utama, haus gol, andalan di kotak penalti.
14. Maximilian Beier – Dukung serangan dari sayap kiri, gesit dan penuh kejutan.
Barcelona (Formasi Prediksi: 4-3-3)
Pelatih: Hansi Flick
Kiper:
25. Wojciech Szczęsny (GK) – Debut krusial, harus tampil tenang sebagai tembok terakhir.
Lini Belakang:
23. Jules Koundé – Andal dalam duel dan overlap dari sisi kanan.
4. Ronald Araújo – Pemimpin lini belakang yang tak tergantikan.
2. Pau Cubarsí – Bek muda sensasional, tampil penuh percaya diri.
35. Gerard Martín – Siap menjaga sisi kiri dari serangan balik Dortmund.
Gelandang:
21. Frenkie De Jong – Mobilitas tinggi, mengatur ritme permainan.
8. Pedri – Kreator ulung, kunci penghubung dari tengah ke depan.
6. Gavi – Energik dan tanpa kompromi, pemain yang selalu berani bertarung.
Penyerang:
19. Lamine Yamal – Pemain muda yang fenomenal, tajam dan cepat.
11. Raphinha – Diandalkan untuk menusuk dari sisi kanan.
9. Robert Lewandowski (kemungkinan besar tetap starter meski tak tercantum) – Namun jika digantikan, formasi bisa berubah fleksibel dengan rotasi cepat dari sayap.***