JAKARTA — Pentolan grup band Dewa 19, Ahmad Dhani, kembali menjadi sorotan setelah akun Instagram pribadinya diretas pihak tak bertanggung jawab. Akun tersebut diduga dipakai pelaku untuk menjalankan aksi penipuan berkedok penjualan emas yang menyasar para pengikut media sosialnya.
Kasus ini disebut sudah menimbulkan korban dengan nilai kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Pihak Ahmad Dhani pun memastikan akan membawa persoalan tersebut ke jalur hukum setelah menerima laporan adanya transaksi dari korban kepada pelaku.
Peristiwa peretasan itu diketahui terjadi pada Rabu pagi, saat Ahmad Dhani tengah beristirahat. Pelaku disebut berhasil mengambil alih akun dan langsung mengunggah konten penawaran emas yang diduga palsu.
“Di-hack tadi pagi jam 6 pagi. Ketika kita tidur jam 6 pagi berhasil diretas,” kata Ahmad Dhani saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
Aksi pelaku berlangsung cepat. Dalam waktu singkat, unggahan yang mengatasnamakan Ahmad Dhani itu berhasil menarik perhatian sejumlah pengikut akun Instagram miliknya. Modus penjualan emas dengan harga tertentu membuat sebagian penggemar percaya dan melakukan transaksi.
Dhani mengaku kaget saat mengetahui akun pribadinya dipakai untuk aktivitas penipuan. Ia mengatakan beberapa orang bahkan langsung meminta pertanggungjawaban kepadanya setelah menyadari telah menjadi korban.
“Akhirnya terjadi penipuan karena orang yang sudah membeli emas di Instagram saya itu akhirnya mereka mau nggak mau meminta pertanggungjawaban dari saya,” ujarnya.
Kasus ini menambah daftar panjang penyalahgunaan akun media sosial figur publik untuk aksi kriminal digital. Popularitas tokoh terkenal kerap dimanfaatkan pelaku demi mendapatkan kepercayaan korban dalam waktu singkat.
Menurut Ahmad Dhani, hingga kini sudah ada laporan awal terkait kerugian yang dialami korban. Salah satu korban disebut telah mentransfer dana dalam jumlah besar kepada pelaku yang menyamar menggunakan akun Instagram tersebut.
“Belum jelas tapi ada… ada yang sudah transfer Rp40 juta. Yang terakhir itu laporan baru Rp40 juta ya. Nah itu dia udah transfer Rp40 juta beli emas,” ungkap suami Mulan Jameela itu.
Nilai kerugian tersebut diperkirakan masih bisa bertambah seiring kemungkinan munculnya korban lain yang belum melapor. Pihak Ahmad Dhani kini tengah mengumpulkan data dan bukti-bukti transaksi yang dilakukan korban dengan pelaku.
Kuasa hukum Ahmad Dhani, Aldwin Rahadian, memastikan pihaknya segera melaporkan kasus tersebut ke aparat penegak hukum. Langkah hukum diambil lantaran aksi peretasan dan penipuan dinilai telah merugikan masyarakat.
“Kita akan laporkan ini besok karena sudah ada masyarakat yang dirugikan, sudah ada yang transfer dan lain sebagainya. Nah itu tentu akan kita selesaikan secara hukum,” kata Aldwin.
Ia menegaskan tim hukum akan berupaya menelusuri jejak pelaku sekaligus memulihkan nama baik Ahmad Dhani yang ikut terseret akibat penyalahgunaan akun media sosial tersebut.
Kasus ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap transaksi daring, termasuk penawaran investasi maupun jual beli yang muncul melalui akun media sosial figur publik. Pengamat keamanan siber sebelumnya berkali-kali mengingatkan bahwa akun terverifikasi sekalipun tetap berpotensi diretas dan disalahgunakan untuk modus penipuan digital.
Di tengah maraknya kejahatan siber, publik diimbau untuk selalu melakukan verifikasi ulang sebelum melakukan transfer dana, terutama jika transaksi dilakukan melalui direct message atau unggahan mendadak yang menawarkan produk tertentu dengan skema pembayaran cepat.
Hingga berita ini ditulis, akun Instagram Ahmad Dhani disebut masih dalam proses pemulihan dan penanganan lebih lanjut.