JAKARTA – Arsenal akhirnya menuntaskan perekrutan Igor Tyjon dari Blackburn Rovers setelah mengejar striker muda tersebut dalam beberapa bursa transfer.
Kesepakatan itu bernilai awal sekitar £1 juta atau Rp23,94 miliar, dengan bonus tambahan hingga £2 juta atau sekitar Rp47,89 miliar.
Jika seluruh klausul bonus terpenuhi, total nilai transfer Tyjon dapat mencapai £3 juta atau sekitar Rp71,83 miliar.
Langkah Arsenal ini menjadi bagian dari strategi memperkuat jalur pengembangan pemain muda menuju skuad senior.
Blackburn sebelumnya beberapa kali menolak pendekatan Arsenal sebelum akhirnya membuka jalan bagi kepindahan pemain berusia 18 tahun tersebut.
Mengutip laporan Evening Standard, Sabtu (29/8/2026) Tyjon bahkan sempat mendapat tawaran kontrak profesional dari Blackburn, tetapi memilih melanjutkan kariernya bersama Arsenal.
Keputusan itu sekaligus mengakhiri perjalanan Tyjon di Ewood Park setelah mencatat tiga penampilan bersama tim senior Blackburn.
Nomor 64 untuk Tyjon
Arsenal memberikan nomor punggung 64 kepada Tyjon yang akan memulai petualangannya bersama tim U-21 klub London Utara tersebut.
Meski berstatus pemain akademi, Tyjon berpeluang mengikuti sesi latihan bersama skuad utama Arsenal pada beberapa kesempatan musim ini.
Mikel Arteta juga membuka peluang bagi sang penyerang untuk mendapatkan kesempatan bermain bersama tim senior jika perkembangannya berjalan sesuai harapan.
Tyjon sebelumnya mencuri perhatian setelah melakukan debut profesional bersama Blackburn ketika usianya baru 16 tahun.
Di level U-21 Blackburn, Tyjon juga tampil produktif dengan mencetak 13 gol dalam 33 pertandingan.

Tyjon Antusias Gabung Arsenal
Tyjon mengaku sangat bahagia setelah impiannya bergabung dengan Arsenal akhirnya terwujud setelah melalui proses panjang.
“Rasanya luar biasa, saya sudah menunggu lama untuk ini dan tidak sabar untuk segera memulai,” kata Tyjon.
Ia juga menyebut kepindahan tersebut menjadi momen istimewa bagi keluarganya karena keberhasilannya membuat orang-orang terdekat merasa bangga.
“Ini juga seperti mimpi yang menjadi kenyataan bagi keluarga saya, dan saya sangat senang bisa membuat mereka bahagia,” ujarnya.
Tyjon menilai Arsenal merupakan klub yang sulit ditolak setelah berhasil menjadi juara sehingga dirinya semakin termotivasi menjalani tantangan baru.
“Siapa yang tidak ingin bergabung dengan sang juara? Saya tidak sabar menjadi bagian dari tim ini,” kata Tyjon.
Ia juga terkesan dengan jalur pengembangan pemain, staf kepelatihan, serta kualitas pemain yang tersedia di Arsenal.
“Jalur pengembangannya, staf, pemain, semuanya sangat bagus, dan saya bersemangat bertemu tim serta langsung bekerja keras,” tuturnya.
Pengalaman Internasional
Tyjon bukan pemain tanpa pengalaman di level internasional karena telah memperkuat tim nasional kelompok usia Inggris.
Ia mencetak tiga gol dalam lima penampilan bersama Inggris U-18 dan turut tampil pada Piala Dunia U-17 tahun lalu di Qatar.
Pengalaman menghadapi tekanan di level internasional diyakini menjadi modal penting bagi Tyjon untuk beradaptasi dengan tuntutan Arsenal.
“Saya membawa dukungan para penggemar itu bersama saya ke Arsenal,” ujar Tyjon mengenai pengalaman bermain di bawah tekanan.
Ia juga sudah mengenal beberapa pemain Arsenal karena pernah berada dalam lingkungan tim nasional kelompok usia Inggris.
Tyjon menyebut Jack Porter, Elijah Upson, Theo Julienne, dan Max Dowman sebagai beberapa pemain Arsenal yang sudah dikenalnya.
Kehadiran sejumlah pemain yang sudah familiar dapat membantu Tyjon menjalani proses adaptasi di lingkungan barunya.
Arsenal Terus Perkuat Akademi
Kedatangan Tyjon memperlihatkan keseriusan Arsenal dalam membangun jalur akademi yang dapat menghasilkan pemain untuk kebutuhan tim utama.
Arsenal juga dikaitkan dengan kedatangan dua pemain muda Manchester United, Habeeb Ogunneye dan James Scanlon.
Di sisi lain, Arsenal masih menunggu perkembangan situasi Julian Alvarez yang menjadi salah satu target besar klub pada akhir bursa transfer.
Dengan Tyjon kini resmi menjadi bagian dari akademi, Arsenal memiliki tambahan penyerang muda yang berpotensi berkembang di bawah sistem klub.
Bagi Tyjon, tantangan berikutnya adalah membuktikan kemampuan di U-21 sebelum mendapatkan kepercayaan lebih besar dari Arteta.***



