JAKARTA – Masyarakat yang akan beraktivitas di wilayah Jakarta pada 13-14 Juni 2026 perlu memperhatikan informasi rekayasa lalu lintas yang diberlakukan selama penyelenggaraan BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026.
Ajang lari internasional tersebut akan menghadirkan ribuan peserta dari dalam dan luar negeri sehingga sejumlah ruas jalan utama ibu kota akan ditutup sementara guna mendukung kelancaran dan keamanan acara.
BTN JAKIM 2026 akan berlangsung selama dua hari. Pada Sabtu, 13 Juni 2026, kategori yang dipertandingkan adalah 5K dan 10K.
Sementara pada Minggu, 14 Juni 2026, akan digelar kategori Half Marathon (21K) dan Marathon (42K) yang menempuh lintasan lebih panjang melintasi sejumlah kawasan strategis Jakarta.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bersama pihak kepolisian telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas dan pengalihan arus kendaraan di berbagai titik.
Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal guna menghindari kepadatan selama acara berlangsung.
Daftar Jalan yang Ditutup dan Terdampak Rekayasa Lalu Lintas
Selama pelaksanaan BTN Jakarta International Marathon 2026, sejumlah ruas jalan akan mengalami penutupan sementara maupun pembatasan lalu lintas. Berikut beberapa lokasi yang terdampak:
- Jalan Jenderal Sudirman
- Jalan MH Thamrin
- Bundaran Hotel Indonesia (HI)
- Jalan Medan Merdeka Barat
- Jalan Medan Merdeka Selatan
- Jalan Medan Merdeka Timur
- Jalan Medan Merdeka Utara
- Jalan Gerbang Pemuda
- Jalan Asia Afrika
- Jalan Gatot Subroto (beberapa segmen)
- Simpang Susun Semanggi
- Jalan HR Rasuna Said
- Jalan Imam Bonjol
- Jalan Diponegoro
- Jalan Proklamasi
- Jalan Perintis Kemerdekaan
- Kawasan Gelora Bung Karno (GBK)
- Area sekitar Pintu 7 dan Pintu 10 GBK
Selain ruas jalan tersebut, penutupan dan pengalihan arus juga akan diberlakukan secara situasional pada sejumlah persimpangan yang menjadi bagian dari rute lomba.
Pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara bertahap sesuai pergerakan peserta marathon di lapangan.
Pada Sabtu, 13 Juni 2026, penyesuaian lalu lintas dilakukan untuk mendukung pelaksanaan kategori 5K dan 10K.
Sementara pada Minggu, 14 Juni 2026, cakupan penutupan jalan akan lebih luas karena berlangsungnya kategori Half Marathon dan Marathon yang melewati lebih banyak ruas jalan protokol di Jakarta.
Jalur Alternatif yang Disiapkan
Untuk mengurangi dampak kemacetan, Dishub DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif bagi pengguna jalan.
Pengendara dari arah Harmoni menuju Menteng dapat memanfaatkan koridor Jalan MH Thamrin dan Jalan Imam Bonjol.
Sementara itu, kendaraan dari kawasan Blok M menuju Tugu Tani dapat melintas melalui Jalan Trunojoyo, Senopati, Kapten Tendean, Terusan Rasuna Said hingga Jalan Menteng Raya.
Pengguna jalan yang hendak menuju kawasan Harmoni juga dapat menggunakan rute Panglima Polim, Kyai Maja, Pati Unus, Pakubuwono, Hang Lekir, Asia Afrika, Gerbang Pemuda hingga Jalan KS Tubun.
Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan, Kepolisian, Satpol PP dan instansi terkait akan ditempatkan di sejumlah titik untuk membantu pengaturan lalu lintas serta memberikan informasi kepada masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Transportasi Umum Jadi Pilihan Terbaik
Selain kendaraan pribadi, sejumlah layanan transportasi umum juga akan mengalami penyesuaian operasional. Beberapa rute Transjakarta yang melintasi area lomba akan mengalami pengalihan jalur selama penyelenggaraan BTN JAKIM 2026.
Meski demikian, layanan MRT Jakarta, LRT Jabodebek dan Commuter Line tetap beroperasi normal sehingga dapat menjadi alternatif transportasi yang lebih efisien bagi masyarakat yang ingin menghindari kepadatan lalu lintas.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyiapkan sejumlah kantong parkir di beberapa lokasi strategis guna mendukung mobilitas peserta maupun pengunjung selama event berlangsung.
CFD Jakarta Ditiadakan
Bersamaan dengan pelaksanaan BTN Jakarta International Marathon 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk meniadakan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) pada Minggu, 14 Juni 2026.
Kebijakan tersebut diambil untuk mendukung kelancaran pelaksanaan marathon yang melintasi sejumlah ruas jalan utama ibu kota.
Dengan ditiadakannya CFD, pengaturan lalu lintas diharapkan dapat berjalan lebih efektif selama kegiatan berlangsung.
Masyarakat Diminta Mengatur Perjalanan Lebih Awal
Penyelenggara BTN JAKIM 2026 bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk memantau informasi terkini terkait rekayasa lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Warga yang memiliki agenda di kawasan pusat Jakarta pada 13-14 Juni 2026 disarankan untuk berangkat lebih awal atau memanfaatkan transportasi umum guna menghindari keterlambatan perjalanan.
BTN Jakarta International Marathon sendiri merupakan salah satu ajang lari internasional terbesar di Indonesia yang tidak hanya menjadi wadah kompetisi olahraga, tetapi juga mendukung promosi Jakarta sebagai kota global dan destinasi sport tourism.
Dengan dukungan berbagai pihak dan masyarakat, penyelenggaraan BTN JAKIM 2026 diharapkan dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses serta memberikan dampak positif bagi pariwisata dan ekonomi ibu kota. (FB)