JAKARTA – Tiga sumber diplomatik mengatakan kepada CNN pada Jumat (12/6/2026) bahwa upacara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Amerika Serikat dan Iran kemungkinan besar akan berlangsung di Jenewa, Swiss.
Kantor Berita Mehr semi-resmi Iran sebelumnya menerbitkan daftar “14 poin kunci” dalam draf kesepakatan. Isi dokumen tersebut mencerminkan tuntutan Iran, termasuk pencairan aset beku senilai 24 miliar dolar AS, komitmen rekonstruksi AS sebesar 300 miliar dolar AS, serta penghapusan isu program rudal dan dukungan terhadap kelompok perlawanan dari agenda pembahasan.
Pemilihan Jenewa sebagai lokasi bertepatan dengan KTT G7 di Evian, Prancis, pekan depan, yang juga akan dihadiri Presiden Donald Trump dan para pemimpin negara sekutu. Dua sumber yang mengetahui perundingan menyebut penandatanganan ini akan menandai dimulainya “fase kedua” diplomasi, yakni implementasi memorandum.
Meski Wina sempat dipertimbangkan, Bloomberg melaporkan seorang pejabat senior Iran mengindikasikan kesepakatan kemungkinan tercapai. Namun pejabat G7 menegaskan bahwa dokumen tersebut berbentuk MoU, bukan kesepakatan final, dan Iran belum sepenuhnya mengonfirmasi kesiapan untuk upacara penandatanganan.
Trump sendiri mengatakan di Ruang Oval pada Kamis (11/6): “Kita baru saja mencapai kesepakatan besar dalam perang dengan Iran, dan kita akan segera menyelesaikan dokumen-dokumennya, yang seharusnya selesai dalam beberapa hari ke depan. Kita mungkin akan melakukan penandatanganan, mungkin di Eropa.” Ia menyebut Vance, Steve Witkoff, dan Jared Kushner akan mewakili AS.
Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menilai laporan tersebut masih berupa “spekulasi” dan belum ada kesimpulan resmi. Daftar 14 poin yang dipublikasikan Mehr juga belum dikonfirmasi baik oleh Teheran maupun Washington.
Seorang diplomat yang mengetahui proses negosiasi mengatakan kepada CNN bahwa kedua pihak telah menyepakati teks draf, namun persetujuan akhir belum diberikan. Ia menambahkan bahwa perjanjian tersebut memenuhi persyaratan AS terkait isu nuklir, termasuk komitmen Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir.