JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto, dijadwalkan meresmikan proyek revitalisasi Stasiun Tanah Abang pada Jumat (17/10/2025) sore, menandai babak baru modernisasi transportasi perkotaan di Jakarta.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengonfirmasi bahwa agenda peresmian akan dilakukan langsung oleh Presiden di lokasi proyek.
“Rencananya begitu hari ini. Nanti kita kabari sore,” kata Prasetyo Hadi kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jumat (17/10/2025).
Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan, pengembangan Stasiun Tanah Abang dilakukan secara bertahap dengan nilai investasi tahap pertama mencapai Rp380,93 miliar.
Tahap awal revitalisasi meliputi pembangunan stasiun baru yang lebih luas, penambahan jalur kereta dari empat menjadi enam, serta penambahan peron dari dua menjadi empat untuk memperlancar arus penumpang.
Selain itu, fasilitas integrasi antarmoda juga diperkuat agar penumpang dapat berpindah dari satu moda transportasi ke moda lain dengan lebih efisien dan nyaman.
Kementerian Perhubungan menangani pembangunan fisik stasiun, termasuk jalur rel, sistem persinyalan, dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di atas jalur kereta api.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berperan dalam pelebaran jalan serta pembangunan fasilitas pendukung integrasi transportasi di sekitar kawasan.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) turut berkontribusi dengan menata area parkir, membongkar depo lama, dan meremajakan stasiun eksisting agar lebih modern dan ramah pengguna.
Bangunan utama stasiun baru ini akan memiliki luas sekitar 12.000 meter persegi dengan dua lantai yang dilengkapi ruang komersial, fasilitas publik, dan akses ramah disabilitas.
Proyek ini diharapkan mampu mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang yang terus bertambah setiap tahun serta menghadirkan pengalaman transportasi publik yang lebih aman dan nyaman.***