JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memanjatkan doa di Sumur Maut Lubang Buaya, Jakarta Timur, setelah memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026, Kamis (1/10/2026).
Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menuju lokasi bersejarah tersebut sesaat setelah upacara yang digelar di kompleks Monumen Pancasila Sakti selesai.
Di hadapan Sumur Maut Lubang Buaya, Presiden Prabowo mengangkat kedua tangan, menundukkan kepala, dan memanjatkan doa untuk para Pahlawan Revolusi yang gugur dalam peristiwa 1 Oktober 1965.
Prosesi tersebut berlangsung dalam suasana khidmat. Alunan lagu nasional “Gugur Bunga” karya Ismail Marzuki turut mengiringi rombongan Presiden dan Wakil Presiden selama berada di kawasan monumen.
Sumur Maut Lubang Buaya yang menjadi lokasi ziarah memiliki kedalaman sekitar 12 meter dengan diameter 75 sentimeter. Tempat tersebut menjadi salah satu lokasi penting dalam rangkaian sejarah peristiwa 1965.
Tujuh perwira TNI Angkatan Darat yang kemudian ditetapkan sebagai Pahlawan Revolusi dimasukkan ke dalam sumur tersebut pada 1 Oktober 1965.
Mereka yakni Letnan Jenderal Ahmad Yani, Mayor Jenderal R. Soeprapto, Mayor Jenderal M.T. Harjono, Mayor Jenderal S. Parman, Brigadir Jenderal D.I. Pandjaitan, Brigadir Jenderal Soetojo Siswomiharjo, serta Letnan Satu CZI Pierre Andreas Tendean.
Dalam prosesi ziarah itu, Prabowo dan Gibran didampingi sejumlah pimpinan lembaga tinggi negara. Mereka di antaranya Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPR RI Puan Maharani, dan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin.
Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih juga turut hadir dalam rombongan. Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Pratikno, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Menteri Luar Negeri Sugiono.
Sebelum prosesi ziarah, Presiden Prabowo memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di kompleks Monumen Pancasila Sakti.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila digelar setiap 1 Oktober di Monumen Pancasila Sakti. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang peristiwa sejarah sekaligus memberikan penghormatan kepada para Pahlawan Revolusi.
Pada peringatan tahun ini, rangkaian acara ditutup dengan doa dan prosesi ziarah yang dipimpin Presiden Prabowo di Sumur Maut Lubang Buaya, lokasi ditemukannya jenazah para Pahlawan Revolusi.