JAKARTA — Tanggal 22 April menjadi salah satu hari penting dalam lintasan sejarah dunia karena menyimpan berbagai peristiwa besar yang berdampak luas bagi peradaban manusia.
Sejumlah momentum penting mulai dari konflik perang, kelahiran tokoh berpengaruh, hingga kesepakatan internasional tercatat terjadi pada tanggal ini dan terus dikenang hingga kini.
Rangkaian peristiwa tersebut menunjukkan bagaimana satu tanggal mampu merekam dinamika perjalanan manusia dari masa ke masa dengan berbagai perubahan signifikan.
Berikut rangkuman momen bersejarah yang terjadi pada tanggal ini yang dirangkum dari berbagai sumber:
1. Hari Bumi Sedunia (sejak 1970)
Setiap 22 April, warga dunia dari berbagai penjuru merayakan Hari Bumi.
Peringatan ini bermula dari Amerika Serikat pada 1970, digagas oleh Senator Gaylord Nelson sebagai respons atas keprihatinan terhadap kondisi lingkungan yang kian memburuk.
Tujuannya sederhana namun mendasar: menggugah kepedulian masyarakat luas terhadap isu-isu seperti pencemaran udara, air, dan kerusakan alam.
2. Kelahiran Tokoh-Tokoh Berpengaruh Dunia
Dua nama besar dalam sejarah dunia tercatat lahir pada tanggal ini.
Pertama, Vladimir Lenin, yang lahir pada 1870 di kota Simbirsk, Rusia.
Ia kelak menjadi pemimpin revolusi Bolshevik dan arsitek berdirinya Uni Soviet.
Kedua, J. Robert Oppenheimer, lahir pada 1904, fisikawan teoretis asal Amerika Serikat yang namanya abadi sebagai “Bapak Bom Atom” berkat keterlibatannya sebagai kepala ilmuwan dalam Proyek Manhattan selama Perang Dunia II.
3. Perjanjian Saragosa (1529)
Jauh sebelum era modern, pada 22 April 1529, Spanyol dan Portugal meneken Perjanjian Saragosa.
Kesepakatan ini lahir dari persaingan sengit antara dua kekuatan kolonial terbesar kala itu dalam memperebutkan wilayah di belahan bumi timur, khususnya Kepulauan Maluku yang kaya rempah-rempah.
Perjanjian tersebut menetapkan garis batas wilayah sekitar 297,5 mil laut di sebelah timur Maluku.
Berdasarkan kesepakatan itu, Maluku jatuh ke tangan Portugis, sementara Spanyol mengarahkan pengaruhnya ke kawasan Filipina.
4. Penggunaan Senjata Kimia di Ypres (1915)
Tanggal 22 April 1915 menjadi salah satu hari paling kelam dalam sejarah peperangan.
Dalam Pertempuran Ypres Kedua di Belgia, pasukan Jerman untuk pertama kalinya menggunakan gas klorin secara masif di medan tempur pada Front Barat Perang Dunia I.
Ribuan prajurit sekutu menjadi korban, dan dunia pun menyaksikan babak baru dalam cara manusia berperang, yakni penggunaan senjata kimia yang jauh melampaui batas-batas kemanusiaan.
5. Penandatanganan Perjanjian Paris (2016)
Tepat di Hari Bumi, 22 April 2016, markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York menjadi saksi momen bersejarah.
Sebanyak 174 negara beserta Uni Eropa bersama-sama menandatangani Perjanjian Paris, sebuah komitmen global untuk menekan laju perubahan iklim.
Inti dari perjanjian ini adalah kesepakatan untuk membatasi kenaikan suhu rata-rata bumi agar tidak melampaui dua derajat Celsius di atas level pra-industri, demi masa depan planet yang lebih lestari. (FB)