JAKARTA – Perayaan kemenangan Meksiko pada laga pembuka Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca sempat ternoda kerusuhan. Sesaat sebelum pertandingan dimulai, kelompok penggemar tanpa tiket dan sejumlah demonstran berusaha menerobos masuk ke area stadion.
Bentrokan pecah di gerbang delapan, ketika batu, botol, hingga bom molotov dilemparkan ke arah polisi. Media lokal melaporkan puluhan orang ditangkap, sementara beberapa petugas harus mendapat perawatan medis akibat serangan tersebut.
“Hampir 200 orang bertopeng memisahkan diri dari dua kelompok yang masing-masing terdiri dari sekitar 800 demonstran, tetapi situasi tersebut berhasil dikendalikan oleh Kepolisian Metropolitan,” ujar juru bicara sekretaris keamanan warga di Meksiko, dilansir The Guardian, Jumat (12/6/2026).
Meski lima kelompok protes berbeda sempat berkumpul di sekitar stadion, kekhawatiran akan penundaan kick-off tidak terbukti. Pertandingan tetap berjalan sesuai jadwal.
Di tengah ketegangan, acara FIFA Fanfest di alun-alun Zócalo pusat kota juga berlangsung lancar, meski sebelumnya ada upaya dari kelompok protes untuk membatalkan acara tersebut.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tidak hadir di stadion. Tiket miliknya diberikan kepada seorang pemenang lotere berusia 21 tahun.