JAKARTA – Kabar gembira bagi umat Muslim yang ingin menunaikan ibadah haji tanpa antrean panjang. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa kuota visa Haji Furoda untuk musim haji 2025 masih tersedia. Namun, jangan buru-buru senang, sebab aturannya kali ini jauh lebih ketat dan penuh tantangan. Apa saja yang membuat proses ini berbeda dari sebelumnya? Simak ulasan berikut.
Haji Furoda: Jalur Eksklusif dengan Aturan Baru
Haji Furoda, atau dikenal juga sebagai haji non-kuota, menjadi opsi favorit bagi jemaah yang ingin berangkat ke Tanah Suci tanpa harus menunggu antrean puluhan tahun. Berbeda dengan haji reguler yang bisa memakan waktu tunggu hingga 25-30 tahun, Haji Furoda memungkinkan keberangkatan cepat melalui visa undangan khusus dari Pemerintah Arab Saudi, yaitu visa mujamalah.
Namun, Menag Nasaruddin menegaskan bahwa prosesnya kini jauh lebih rumit. “Furoda masih ada. Tetapi periodenya itu tidak segampang, tidak semudah tambahan,” ujarnya saat ditemui di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (2/5/2025). Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Arab Saudi kini menerapkan sistem baru berbasis teknologi informasi canggih, sehingga pengajuan visa Furoda menjadi lebih selektif dan terbatas.
Aturan Super Ketat dari Arab Saudi
Menurut Nasaruddin, sistem baru ini bukan hanya formalitas belaka. “Ada sistem yang berlaku di Saudi Arabia sekarang yang peraturannya sangat ketat dengan menggunakan IT,” katanya.
Teknologi mutakhir tersebut memastikan setiap pengajuan visa diproses secara ketat dan transparan, sehingga peluang kecurangan atau penyalahgunaan visa nyaris mustahil.
Hal ini juga merupakan respons terhadap maraknya kasus penipuan Haji Furoda di masa lalu, di mana jemaah dijanjikan keberangkatan tanpa visa resmi. Arab Saudi pun memperketat larangan penggunaan visa non-haji untuk keperluan ibadah haji. Menag pun mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap pihak yang menawarkan paket murah tanpa dokumen resmi.
“Saya mengimbau kepada calon jamaah haji non-reguler tidak formal, lebih baik berpikir. Sebab, Saudi Arabia tahun ini super ketat. Super super ketat,” tegas Nasaruddin di Makkah, Rabu (30/4/2025).
Kenapa Haji Furoda Masih Jadi Incaran?
Meski peraturannya semakin ketat, Haji Furoda tetap menarik minat karena beberapa keunggulan:
Tanpa antrean panjang:
Jemaah bisa berangkat di tahun yang sama tanpa menunggu kuota nasional.
Fasilitas premium:
Penginapan bintang lima dekat Masjidil Haram, transportasi eksklusif, dan pendampingan ibadah.
Keberangkatan terjamin:
Visa mujamalah resmi menghindarkan dari risiko deportasi. Namun, semua kemewahan ini dibarengi dengan biaya yang tidak murah. Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, biaya Haji Furoda 2025 diperkirakan antara Rp302 juta hingga Rp975 juta per orang, tergantung paket dan fasilitas yang dipilih.
Tips Aman Daftar Haji Furoda
Untuk menghindari penipuan dan memastikan ibadah berjalan lancar, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan calon jemaah:
Pilih agen resmi:
Pastikan agen perjalanan merupakan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang terdaftar di Kementerian Agama.
Periksa legalitas visa:
Hanya visa mujamalah resmi dari Pemerintah Arab Saudi yang sah untuk Haji Furoda.
Persiapkan dokumen lengkap:
Paspor aktif, BPJS Kesehatan aktif, surat keterangan sehat, serta uang muka sekitar Rp230 juta per orang adalah syarat wajib.
Waspadai penawaran murah:
Harga terlalu rendah bisa menjadi jebakan penipuan.
Tantangan dan Harapan ke Depan
Meski kuota Haji Furoda masih tersedia, Menag Nasaruddin menegaskan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah pada peningkatan kualitas pelayanan ibadah haji, bukan sekadar menambah jumlah kuota.
Sistem baru yang lebih terintegrasi ini diharapkan mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan sesuai dengan syariat bagi seluruh jemaah.
Bagi Anda yang berencana menunaikan Haji Furoda 2025, segera persiapkan diri dan pastikan seluruh proses dilakukan melalui jalur resmi. Dengan aturan yang semakin ketat, ikhtiar dan kehati-hatian adalah kunci mewujudkan rukun Islam kelima ini.