Ada-ada saja drama yang tercipta di panggung sebesar Piala Dunia 2026. Laga panas antara Turki vs Paraguay di Levi’s Stadium, Santa Clara, Sabtu (20/6/2026) pagi WIB, mendadak viral di media sosial. Bukan cuma karena tensi tinggi di lapangan, melainkan karena aksi super random dari gelandang Paraguay, Matias Galarza.
Di tengah keributan antarpemain yang pecah di penghujung babak pertama, Galarza kedapatan “memungut” dan memakai jam tangan milik wasit utama, Ivan Barton!
Kronologi ‘Pencurian’ Jam Tangan di Tengah Tawuran
Insiden kocak ini bermula ketika wasit Ivan Barton berlari peluh untuk melerai aksi saling dorong antara pemain Turki dan Paraguay. Saking hebohnya baku hantam mulut tersebut, jam tangan digital milik sang pengadil lapangan terlepas dan jatuh ke rumput tanpa ia sadari.
Melihat benda berkilau tergeletak bebas, Matias Galarza yang berada di dekat lokasi langsung mengambil tindakan tak terduga. Galarza membungkuk, mengambil jam tangan tersebut, dan bukannya mengembalikan, ia malah memasangnya ke pergelangan tangan kirinya sendiri.
Sambil berjalan menjauh dari kerumunan, pemain berusia 24 tahun ini terekam kamera sibuk mengencangkan tali jam tangan wasit tersebut dengan muka tanpa dosa.
Untungnya, misteri jam tangan hilang ini tidak berbuntut panjang. Saat kedua tim kembali dari ruang ganti untuk memulai babak kedua, arloji tersebut sudah melingkar manis di tempat semula, yakni di tangan kiri wasit Ivan Barton. Tampaknya, pengembalian dilakukan secara damai di lorong stadion.
Hari yang ‘Gila’ Bagi Seorang Matias Galarza
Aksi memungut jam tangan wasit ini melengkapi status Galarza sebagai bintang utama yang membuat laga ini terasa sangat “gila”. Dalam satu pertandingan tunggal, ia sukses mencatatkan serangkaian momen ikonik.
Galarza mengejutkan lini pertahanan Turki dengan mencetak gol kilat saat laga baru berjalan 2 menit—menjadikannya gol tercepat sepanjang turnamen Piala Dunia 2026 sejauh ini.
Di laga yang sama, ia harus melihat rekannya, Miguel Almiron, diusir wasit gara-gara melanggar aturan baru FIFA, yaitu menutup mulut saat berbicara dengan pemain lawan.
Gol tunggal dari Galarza tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Berkat gol kilat—dan drama jam tangan—dari Galarza, Paraguay sukses mengunci kemenangan tipis 1-0 atas Turki. Tambahan 3 poin krusial ini menjaga asa Los Guaranies untuk merebut satu tiket lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026!