BALI – PT Patra Jasa mendukung peluncuran Kapal Autonomous Trash Skimmer di kawasan The Patra Bali Resort & Villas sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan pesisir, mengurangi pencemaran laut, serta mendukung keberlanjutan kawasan wisata Bali.
Program ini merupakan hasil kolaborasi PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Patra Niaga, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), PT Patra Jasa, pemerintah daerah, dan masyarakat pesisir dalam menghadirkan solusi pengelolaan sampah laut yang lebih efektif melalui pemanfaatan teknologi.
Peluncuran kapal dilaksanakan di kawasan The Patra Bali Resort & Villas, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Pada kesempatan tersebut, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, menyerahkan secara simbolis Kapal Autonomous Trash Skimmer kepada IKomang Alit Wardana selaku Bendesa adat Kuta yang akan mengoperasikan kapal tersebut untuk membantu menjaga kebersihan perairan pesisir.
Kehadiran kapal ini menjadi salah satu langkah nyata dalam menjawab tantangan sampah laut yang masih menjadi persoalan lingkungan di Indonesia. Data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menunjukkan bahwa volume sampah yang masuk ke laut Indonesia pada tahun 2025 diperkirakan mencapai 16 juta ton sehingga diperlukan kolaborasi berbagai pihak untuk mengurangi dampaknya.
Direktur Utama PT Patra Jasa, Ray SM Daulay, menyampaikan bahwa dukungan terhadap program ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
“Patra Jasa mendukung berbagai inisiatif yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Kehadiran Kapal Trash Skimmer menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga kebersihan kawasan pesisir sekaligus mendukung keberlanjutan destinasi wisata yang menjadi aset penting bagi perekonomian daerah,” ujar Ray.
Sebagai perusahaan yang mengelola berbagai aset properti dan perhotelan, termasuk The Patra Bali Resort & Villas yang berada di kawasan pesisir Kuta Selatan, Patra Jasa memandang pelestarian lingkungan sebagai bagian penting dari strategi bisnis berkelanjutan.
Kapal Autonomous Trash Skimmer merupakan inovasi yang dikembangkan oleh National Ship Design and Engineering Center (Nasdec) ITS untuk membantu mengumpulkan sampah di permukaan perairan. Kapal ini mampu mengangkut hingga 500 kilogram sampah dalam satu kali operasi dengan durasi pelayaran sekitar dua jam serta dilengkapi teknologi sensor ultrasonik, kamera, GPS, dan sistem kecerdasan buatan yang dapat mendeteksi sampah secara real-time.
Pj. VP Corporate Secretary PT Patra Jasa, Fadjar Djoko Santoso, menambahkan bahwa kebersihan kawasan pesisir memiliki peran penting dalam mendukung kualitas destinasi wisata sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem laut.
“Lingkungan yang bersih dan terjaga akan memberikan manfaat bagi masyarakat, pelaku usaha, maupun wisatawan. Karena itu, Patra Jasa menyambut baik kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan solusi yang tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga mendukung keberlanjutan sektor pariwisata,” ujarnya.
Program ini juga sejalan dengan komitmen Pertamina Group dalam mendukung target pembangunan berkelanjutan serta agenda Pemerintah melalui Asta Cita, khususnya dalam mendorong pelestarian lingkungan, penguatan ekonomi berbasis keberlanjutan, dan peningkatan kualitas kawasan pesisir sebagai bagian dari aset strategis nasional.
Melalui kolaborasi dan pemanfaatan teknologi, Kapal Trash Skimmer diharapkan dapat membantu mengurangi timbulan sampah di perairan pesisir, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan laut, serta mendukung terciptanya kawasan wisata yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan.
Tentang PT Patra Jasa
PT Patra Jasa merupakan perusahaan yang telah beroperasi selama lebih dari 50 tahun dengan fokus pada tiga pilar bisnis utama, yaitu Property Investment & Development, Hotels & Resorts, serta Services. Perusahaan mengelola berbagai aset properti, termasuk jaringan hotel yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, di antaranya The Patra Bali Resort & Villas, Patra Semarang Hotel & Convention, Patra Cirebon Hotel & Convention, Patra Malioboro Hotel, Patra Bandung Hotel, Patra Anyer Hotel, Patra Jakarta Hotel, Patra Dumai Hotel, dan Patra Parapat Hotel.
Selain jaringan hotel, Patra Jasa juga mengelola aset properti lainnya seperti gedung perkantoran Grha Pertamina dan Patra Jasa Office Tower, serta kawasan hunian Patraland Residential Kuningan dan Patraland Residential Balikpapan. Layanan multiservices perusahaan didukung oleh Patra Facility Management yang menyediakan solusi terpadu bagi kebutuhan operasional properti.
Untuk memperkuat lini bisnis, Patra Jasa memiliki dua anak perusahaan, yaitu Mitra Tours and Travel dan Prima Armada Raya. Perusahaan terus berfokus pada optimalisasi aset melalui berbagai proyek strategis, termasuk pengembangan berbasis keberlanjutan yang sejalan dengan agenda transisi energi dan ekonomi hijau.