Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Jawa Timur, pada Selasa (13/1/2026). Peresmian ini dilakukan pada hari kedua kunjungan kerja Presiden, setelah sehari sebelumnya meresmikan 166 Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Selasa, 13 Januari 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang,” ujar Prabowo saat peresmian, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden.
Usai menyampaikan pernyataan peresmian, Presiden memukul gong dan menandatangani prasasti sebagai penanda resmi berdirinya sekolah tersebut.
Target Sekolah Unggulan di Tiap Provinsi
Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah menargetkan kehadiran sekolah unggulan di hampir setiap provinsi di Indonesia.
“Di samping itu rencana kita juga akan membentuk sasarannya 20 tambahan yang kita beri nama SMA Garuda. Karena nanti sasaran kita adalah hampir di tiap provinsi harus ada satu SMA Tarunan Sentara atau SMA Garuda, satu sekolah unggulan,” kata Prabowo.
Tak hanya di tingkat provinsi, Presiden juga mengungkapkan rencana pembangunan sekolah unggulan terintegrasi di tingkat kabupaten.
“Dan rencana saya juga di tiap kebupaten nanti kita akan bikin sekolah unggulan terintegrasi, kita berharap 500 ini bisa kita selesaikan dalam 4 tahun ke depan. Saya kira itu saja dari saya, sekolah semacam ini sangat penting, para pimpinan saya minta laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” katanya lagi.
Cetak Pemimpin Patriotik dan Berintegritas
Prabowo menekankan bahwa sekolah-sekolah berbasis taruna memiliki peran strategis dalam mencetak kader pemimpin masa depan bangsa.
Ia menegaskan, SMA Taruna Nusantara tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter.
“Jadi saudara-saudara yang mengerti maksud dan tujuan, saudara-saudara yang mengerti filosofi di belakang sekolah ini. Bahwa kita disini benar-benar mencetak kader-kader yang patriotik, kader-kader yang cinta tanah air, kader-kader yang bertanggung jawab, disiapkan untuk menjadi pemimpin-pemimpin yang baik,” tegas Prabowo.
Presiden juga menekankan pentingnya penanaman nilai moral dan integritas sejak dini.
“Di semua bidang, kita ingin menanamkan akhlak, kita ingin menanamkan kepribadian yang baik, yang bersih. Menjadi pemimpin-pemimpin yang jujur, pemimpin-pemimpin yang tidak akan korupsi, pemimpin-pemimpin yang akan berbuat yang terbaik untuk rakyat dan bangsanya.” ujarnya.
Menutup sambutan, Prabowo meminta seluruh unsur pimpinan lembaga pendidikan dan para guru untuk menjalankan tugas pendidikan dengan sungguh-sungguh.
“Saya minta semua unsur, para pimpinan lembaga, para pimpinan sekolah, para pamuang guru untuk melaksanakan pendidikan yang sebaik-baiknya, pendidikan yang inovatif, pendidikan yang penuh dengan niat untuk membina dan mengembangkan,” tutupnya.