JAKARTA – Piala Dunia 2026 memasuki hari ke-14 pada Rabu, 24 Juni 2026 atau Kamis waktu Indonesia dengan tensi persaingan yang semakin memanas menjelang berakhirnya fase grup di Grup A, B, dan C.
Sejumlah tim masih berjuang mengamankan tiket ke babak 32 besar, sementara beberapa negara lainnya menghadapi laga hidup-mati demi menjaga mimpi tetap bertahan di turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.
Kanada sebagai salah satu tuan rumah bersama menjadi sorotan utama setelah berhasil menempati puncak klasemen sementara Grup B, sedangkan Korea Selatan berpeluang besar menyusul Meksiko yang sudah lebih dulu memastikan tempat di fase gugur.
Kanada Bidik Status Juara Grup B
Laga antara Kanada dan Swiss di Vancouver menjadi duel penentu siapa yang berhak keluar sebagai pemuncak Grup B.
Kanada saat ini unggul selisih gol atas Swiss meski kedua tim mengoleksi jumlah poin yang sama.
Hasil imbang sudah cukup bagi Kanada untuk mempertahankan posisi teratas dan tetap bermain di Vancouver pada babak berikutnya.
Namun kekalahan dapat memaksa skuad tuan rumah turun ke posisi kedua dan menjalani pertandingan fase gugur di Los Angeles.
Swiss datang dengan modal hasil imbang melawan Qatar serta kemenangan atas Bosnia dan Herzegovina sehingga tetap memiliki peluang merebut puncak klasemen.
Bosnia dan Qatar Jalani Pertandingan Penentuan
Di Seattle, Bosnia dan Herzegovina menghadapi Qatar dalam laga yang sangat menentukan nasib kedua tim.
Keduanya sama-sama belum meraih kemenangan setelah hanya mengoleksi satu poin dari dua pertandingan awal.
Tim yang kalah dipastikan tersingkir dari persaingan.
Sementara pemenang masih memiliki secercah harapan untuk lolos apabila hasil pertandingan lain berpihak dan mampu memperbaiki selisih gol secara signifikan.
Bosnia dipastikan kehilangan Tarik Muharemovic akibat kartu merah.
Qatar juga tidak bisa memainkan Homam El Amin dan Assim Madibo karena hukuman serupa.
Brasil Berusaha Pertahankan Dominasi atas Skotlandia
Perhatian dunia juga akan tertuju ke Miami saat Brasil menghadapi Skotlandia dalam duel krusial Grup C.
Secara sejarah, Skotlandia belum pernah merasakan kemenangan atas Brasil dalam 10 pertemuan sebelumnya.
Delapan pertandingan berakhir dengan kemenangan Brasil, sedangkan dua laga lainnya berakhir imbang.
Brasil memimpin klasemen Grup C dengan empat poin dan selisih gol positif tiga.
Skotlandia membuntuti di posisi kedua dengan tiga poin sehingga peluang kedua tim untuk lolos masih terbuka lebar.
Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, berpotensi mendapatkan tambahan kekuatan dengan pulihnya Neymar yang sebelumnya absen karena cedera betis.
Di sisi lain, kondisi Raphinha masih diragukan sehingga keputusan akhir kemungkinan akan ditentukan menjelang pertandingan.
Pertandingan terakhir fase grup selalu menghadirkan tekanan dan peluang yang sama besarnya bagi setiap tim.
Maroko Incar Puncak Klasemen Grup C
Maroko akan menghadapi Haiti di Atlanta dengan misi merebut posisi puncak Grup C dari tangan Brasil.
Wakil Afrika tersebut tampil impresif setelah menahan imbang Brasil dan mengalahkan Skotlandia.
Hasil tersebut membuat Maroko berada di jalur yang sangat kuat menuju babak 32 besar.
Meski Haiti sudah dipastikan tersingkir, mereka tetap berambisi menutup perjalanan di Piala Dunia dengan hasil positif.
Bagi Maroko, kemenangan dapat menjadi tiket menuju posisi teratas apabila Brasil gagal meraih hasil maksimal.
Korea Selatan Tinggal Selangkah Lagi ke Fase Gugur
Korea Selatan berpeluang besar mengunci tiket babak 32 besar saat berhadapan dengan Afrika Selatan di Guadalupe, Meksiko.
Tim berjuluk Taegeuk Warriors itu hanya membutuhkan kemenangan untuk memastikan langkah mereka tanpa harus bergantung pada hasil pertandingan lain.
Bahkan hasil imbang pun masih bisa menguntungkan Korea Selatan karena mereka unggul rekor pertemuan atas Republik Ceko dalam skenario tertentu.
Afrika Selatan belum menunjukkan performa meyakinkan setelah hanya meraih satu poin dan mencetak satu gol dari dua pertandingan.
Situasi tersebut membuat Korea Selatan lebih diunggulkan untuk mengamankan tiga poin penting.
Meksiko Ingin Sempurna di Hadapan Pendukung Sendiri
Meski sudah memastikan tiket ke fase gugur, Meksiko tetap memiliki motivasi besar saat menghadapi Republik Ceko di Mexico City.
El Tri bertekad menyapu bersih seluruh pertandingan fase grup dengan kemenangan di depan publik sendiri.
Sementara itu, Republik Ceko datang dengan misi yang jauh lebih berat.
Mereka wajib mengalahkan Meksiko dan berharap Korea Selatan terpeleset saat menghadapi Afrika Selatan.
Republik Ceko juga berusaha mengakhiri penantian panjang untuk kembali lolos ke fase berikutnya sejak edisi 1982.
Sebaliknya, Meksiko memiliki tradisi kuat di Piala Dunia dengan berhasil menembus fase gugur dalam delapan dari sembilan partisipasi terakhir mereka.
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 Hari Ke-14, Kamis (25/6/2026) WIB
Swiss vs Kanada (02.00 WIB)
- Duel penentuan juara Grup B.
- Kedua tim sama-sama mengoleksi 4 poin setelah dua pertandingan pertama. Hasil imbang cukup menguntungkan Kanada untuk finis di posisi atas grup.
Bosnia dan Herzegovina vs Qatar (02.00 WIB)
- Kedua tim wajib menang untuk menjaga peluang lolos.
- Kekalahan akan membuat peluang mereka menuju babak 32 besar sangat kecil.
Skotlandia vs Brasil (05.00 WIB)
- Brasil menjadi favorit kuat di Grup C.
- Skotlandia masih berpeluang lolos, tetapi setidaknya membutuhkan hasil positif untuk mengamankan posisi mereka.
Maroko vs Haiti (05.00 WIB)
- Maroko berpeluang besar mengamankan tiket fase gugur.
- Haiti sudah berada dalam posisi sulit setelah hasil-hasil sebelumnya di grup.
Afrika Selatan vs Korea Selatan (08.00 WIB)
- Pertandingan krusial Grup A.
- Korea Selatan hanya membutuhkan hasil imbang untuk mempertahankan posisi yang menguntungkan dalam perebutan tiket lolos.
Ceko vs Meksiko (08.00 WIB)
- Meksiko sudah memastikan posisi kuat di puncak Grup A.
- Ceko membutuhkan kemenangan untuk menjaga asa melangkah ke babak berikutnya.
Hari ke-14 Piala Dunia 2026 dipastikan menjadi salah satu momen paling menentukan dalam fase grup karena hampir seluruh pertandingan akan berpengaruh langsung terhadap peta persaingan menuju babak 32 besar.
Persaingan ketat di Grup A, B, dan C membuat setiap gol, poin, hingga selisih gol berpotensi menjadi faktor penentu nasib sebuah negara di panggung sepak bola dunia.***


