JAKARTA – Paris Saint-Germain (PSG) berada di titik krusial dalam upaya mempertahankan peluang menuju final Liga Champions setelah unggul agregat tipis atas Bayern Munich jelang leg kedua semifinal, Kamis (7/5/2026) dini hari pukul 02.00 WIB.
Keunggulan dramatis 5-4 pada leg pertama di Parc des Princes membuat wakil Prancis hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan langkah ke partai puncak musim ini.
Namun tantangan besar menanti karena pertandingan penentuan akan berlangsung di Allianz Arena yang dikenal sebagai salah satu markas paling angker di Eropa.
PSG memahami misi sederhana mereka yaitu menghindari kekalahan, tetapi tekanan dari Bayern Munich diperkirakan akan jauh lebih intens dibanding pertemuan sebelumnya.
Situasi semakin rumit setelah bek andalan Achraf Hakimi dipastikan absen akibat cedera yang ia alami pada leg pertama.
Mengutip laporan Sports Illustrated, Rabu, absennya Hakimi menjadi pukulan signifikan mengingat kontribusinya dalam membantu serangan dari sisi kanan selama musim ini.
Luis Enrique kemungkinan akan kembali mengandalkan Warren Zaïre-Emery sebagai pengganti di posisi bek kanan, peran yang sudah beberapa kali ia jalankan sepanjang musim.
Di lini tengah, Fabián Ruiz diprediksi kembali masuk starting XI untuk menggantikan Zaïre-Emery yang ditarik ke lini belakang.
Selain Hakimi, PSG juga dibayangi kondisi Lucas Chevalier yang masih bergelut dengan cedera paha dan belum dipastikan tampil.
Sementara itu posisi penjaga gawang tetap dipercayakan kepada Matvey Safonov meski mendapat tekanan besar pada leg pertama.
Formasi 4-3-3 diperkirakan kembali menjadi pilihan utama PSG dalam menghadapi agresivitas Bayern Munich.
Di bawah mistar, Safonov dituntut tampil lebih solid menghadapi lini serang tajam Bayern yang tampil sangat efektif.
Warren Zaïre-Emery akan mengisi sektor kanan pertahanan dengan tugas berat menggantikan peran ofensif Hakimi.
Marquinhos dan Willian Pacho menjadi duet bek tengah yang harus bekerja ekstra keras meredam ancaman Harry Kane yang tampil produktif sepanjang musim.
Di sisi kiri, Nuno Mendes diprediksi kembali menghadapi duel sengit melawan Michael Olise setelah kalah dominan pada pertemuan sebelumnya.
Fabián Ruiz, Vitinha, dan João Neves akan mengisi lini tengah dengan tanggung jawab menjaga keseimbangan permainan serta mengatur tempo.
João Neves yang mencuri perhatian lewat gol kejutan pada leg pertama diharapkan kembali memberikan kontribusi penting.
Di lini depan, Désiré Doué akan beroperasi di sisi kanan setelah mencatat dua assist pada pertemuan sebelumnya meski tanpa gol.
Ousmane Dembélé tetap menjadi andalan di posisi penyerang tengah meski performanya belum konsisten sepanjang musim ini.
Khvicha Kvaratskhelia diprediksi kembali menjadi motor serangan utama PSG dengan kreativitasnya yang sulit dihentikan pertahanan lawan.
Pertandingan ini diprediksi kembali berlangsung terbuka dengan intensitas tinggi mengingat kedua tim memiliki kualitas serangan yang sama-sama berbahaya.
PSG kini hanya selangkah lagi menuju final, tetapi kesalahan kecil di Allianz Arena bisa mengubah segalanya dalam sekejap.***