JAKARTA – Ribuan demonstran berbaris di depan Trump Tower, Chicago, pada Sabtu sore (6/9/2025), memprotes ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mengerahkan agen imigrasi ke kota tersebut. Aksi ini dipicu oleh pernyataan Trump di media sosial yang mengindikasikan peningkatan penegakan imigrasi, termasuk unggahan kontroversial yang memparodikan film Apocalypse Now dengan kalimat, “I love the smell of deportations in the morning.”
Ancaman ini menciptakan ketegangan pada perayaan Hari Kemerdekaan Meksiko di lingkungan Pilsen, yang biasanya meriah, kini sepi karena ketakutan akan razia imigrasi. Para penari folklorico membagikan pamflet “kenali hakmu,” sementara warga memakai peluit untuk mengantisipasi kehadiran agen ICE. Meski Gubernur Illinois JB Pritzker memperingatkan potensi razia, belum ada laporan peningkatan signifikan aktivitas ICE.
Dilansi dari Reuters, Demonstran seperti Tracy Quinonez dan Peg Devlin mengecam ancaman Trump sebagai tindakan yang memecah keluarga dan mengarah pada fasisme, sementara warga lain seperti Isabel Garcia tetap merayakan identitas Meksiko mereka meski dalam ketakutan. Trump juga mengusulkan pengerahan Garda Nasional ke kota-kota lain, meskipun Wakil Presiden JD Vance menyatakan belum ada rencana segera untuk Chicago.